Menanti Wajah Teknologi 2016

Sumber :
  • REUTERS/Charles Platiau/Files

VIVA.co.id - Tahun 2016 sudah berjalan beberapa hari. Banyak hal menjadi harapan sekaligus tantangan dari tahun ke tahun, tak terkecuali pada tahun ini.

Menyambut 2016, dunia teknologi yang memiliki irama dinamis tiap waktunya, juga diharapkan melahirkan berbagai inovasi dan melebihi perkembangan teknologi pada 2015.

Jika sejenak melihat kilas balik teknologi pada 2015, ada beberapa capaian yang menjadi tren sepanjang tahun, yaitu mobil otonom, smart home, perangkat sandang (wearable), virtual reality, pesawat tanpa awak (drone), sistem operasi, ponsel layar besar dan lainnya.

Bicara seperti apa wajah teknologi 2016, sedikit bocorannya bisa dilihat dari tampilan teknologi pada pameran Consumer Electronics Show (CES) 2016 yang diselenggarakan 6-9 Januari 2015 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Pameran tahunan yang digelar awal tahun itu sudah diyakini menjadi gambaran kasar bagaimana setahun ke depan wajah teknologi dunia.

Berikut beberapa teknologi yang kemungkinan bakal menjadi tren pada 2016.

Tahun penentuan Virtual Reality

Gaung teknologi virtual reality (VR) memang sudah muncul beberapa tahun lalu. Umumnya VR lebih dipakai untuk mendukung kampanye pemasaran. Inovasi VR hadir untuk mengubah cara pandang terhadap sebuah objek, yaiut bagaimana menghadirkan objek digital yang selama ini ada pada komputer hadir dalam pandangan seorang secara real time. Secara ringkas, inovasi VR ingin membawa seorang pengguna untuk masuk ke dalam realitas dunia virtual yang sebenarnya.

Sementara kebalikannya, augmented reality (AR) adalah memasukkan elemen-elemen gambar dan objek digital ke dalam dunia nyata. Secara ringkas, AR ingin menghadirkan objek digital pada lingkungan yang nyata.

Kedua inovasi tersebut memang sedang berkembang. Bahkan perusahaan teknologi dunia melihat potensi teknologi VR. Misalnya Facebook yang beberapa tahun lalu sudah mengakuisisi perusahaan pembuat perangkat VR, Oculus Rift.

Situs besutan Mark Zuckerberg tersebut melihat perangkat VR akan menopang visi Facebook dalam konten video ke depan.

Tapi sayangnya, VR sejak menggaung belakangan ini dipandang hanya mampu untuk mengakomodasi kebutuhan para gamer saja. VR belum begitu bisa menyentuh kalangan konsumer. Maklum saja, pertimbangannya memang Facebook belum merilis perangkat VR untuk versi konsumer. Facebook menjanjikan akan merilis perangkat VR pada kuartal awal 2016. Alasan lainnya adalah perangkat VR ini masih mahal untuk kalangan konsumer.