Memperkuat Pertahanan di Natuna

Armada Kapal Perang Republik Indonesia
Sumber :
  • Pusat Penerangan TNI

Untuk merealisasi rencana baik itu, Al Araf menilai pemerintah perlu mengevaluasi ulang kebijakan postur pertahanan yg dibuat pada 2007. Lalu, pemerintah melakukan pemetaan dan penilaian terhadap berbagai ancaman dan salah satunya soal konflik Laut China Selatan.

"Setelah itu pemerintah menyusun kebijakan postur pertahanan negara yang baru yang didukung dengan anggaran," ujarnya.

Al Araf menegaskan bahwa pemerintah harus yakin mampu mewujudkan pembangunan pangkalan militer di Natuna. Alasannya, ada dana program minimum essential force sebesar Rp150 triliun untuk angaran 2015 sampai 2019 untuk membangun alutsista.