Magnet 'Om Telolet Om' Menembus Dunia

Hardwell Ikut Demam 'Om Telolet Om'
Sumber :
  • instagram.com/hardwell

"Om Telolet Om," tulis DJ Snake dan Dillon Francis yang kemudian diabadikan oleh netizen dan menyebar luas. Screen capture komentar sang DJ pun jadi perhatian dunia.

Semakin seru saat para DJ top ini ternyata menanggapi serius permintaan netizen untuk me-remix suara klakson telolet. Sebut saja Firebeatz, musisi asal Belanda yang membuat remix Om Telolet Om singkat di akun YouTube-nya.

"Haha seperti yang kalian minta, teman-teman. Ini dia! #OMTELOLETOM," tulis Firebetz yang menyertakan link karyanya.

Begitu juga dengan Dillon Francis, DJ dan produser musik asal Amerika yang ikut meramaikan kehebohan ini. Lewat akun Twitternya, sang DJ mengunggah klip singkat yang memperlihatkan ia sedang bekerja.

"BUN UP THE TELOLET," tulisnya.

Hardwell pun tak mau ketinggalan. DJ ini duduk di balik kemudi dan ikut merekam momen saat ia membunyikan klakson. Ia pun memberi keterangan, 'Om Telolet Om' pada klip singkatnya tersebut di Instagram. Media Barat seperti Billboard juga turut membahas fenomena ini.

Perlu Hati-hati saat 'Bertelolet'

Meski fenomena 'Om Telolet Om' ini kini mendunia, masyarakat juga perlu memerhatikan efek lain yang ditimbulkan. Memburu klakson telolet saat ini rupanya dinilai cukup mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, para pemburu tak segan menggunakan kendaraan bermotor untuk mendekati bus di jalan raya. Belum lagi mereka yang berada di pinggir jalan kerap kali lupa menjaga keselamatan sendiri.

Fenomena 'Om Telolet Om', menurut Ketua Bismania Community (BMC), Arief Setiawan, juga bisa membuat kemacetan, karena aksi pemburu klakson telolet yang menunggu bus di jalan. Tak hanya itu, suaranya yang keras juga dianggap sangat mengganggu karena dapat membuat pengguna jalan kaget dan justru memicu kecelakaan.

"Baik sopir bus dan orang-orang pencari klakson ini harus bisa menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Jangan sampai mengganggu keamanan dan keselamatan akibat klakson telolet ini," katanya.

Senada dengan Arief, Kasubbag Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pitra Setiawan, juga menghimbau agar para pemburu lebih berhati-hati dan tetap menaati peraturan.