Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Anies Marah karena Toa, Pelaku Seks Fetish, Pembunuhan Keji Janda Muda

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 09:21 WIB
Foto :
  • vstory
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat. Source: Dok. Pemprov DKI

VIVA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memarahi anak buahnya gara-gara perangkat toa untuk peringatan dini bahaya banjir tak berfungsi dengan baik dan tak efektif. Padahal anggaran pembelian toa yang dipasang di 14 kelurahan itu mencapai Rp4 miliar.

Belakangan Anies menerima informasi bahwa toa itu dibeli karena terilhami sistem peringatan dini bahaya tsunami di Jepang. Anies berpendapat, alat itu tidak cocok untuk di Jakarta karena yang dibutuhkan perangkat peringatan dini bahaya banjir, terutama akibat debit air sungai Katulampa meluap, bukan akibat tsunami.

Baca Juga

Berita Gubernur menegur keras anak buahnya yang salah membuat kebijakan itu menjadi salah satu artikel terpopuler di VIVA sepanjang hari kemarin.

Selain itu ada empat artikel terpopuler lainnya, antara lain tentang mantan mahasiswa Universitas Airlangga terduga pelaku seks fetish ditangkap, pengungkapan pembunuhan keji janda muda di Depok, Gibran putra sulung Joko Widodo melarang istrinya menjenguk Kahiyang Ayu, dan sejumlah kandidat vaksin COVID-19 dengan perkiraan daftar harganya.

Berikut ini ulasan selengkapnya:

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler