Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Airport Tax Dihapus hingga Paus Dukung Legalkan Pasangan Gay

Jumat, 23 Oktober 2020 | 05:30 WIB
Oleh :
Foto :
  • ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Calon penumpang di bandara berjalan menuju pesawat terbang komersil. (Foto ilustrasi)

VIVA – Ada kabar baik bagi Anda yang sering menggunakan jasa transportasi udara. Pemerintah sudah memutuskan untuk menghapus biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau seringkali dikenal sebagai Passenger Service Charge (PSC) di 13 bandara yang ditentukan.

Selain soal penghapusan airport tax, ada pula kabar menarik lainnya juga menjadi perhatian pembaca VIVA sepanjang Kamis, 22 Oktober 2020, di antaranya:

Baca Juga

1. Narkoba 2,3 Ton Senilai Rp7,3 Triliun Berhasil Disita

Kepolisian Paraguay menemukan rekor penyelundupan narkoba berbentuk kokaina seberat 2,3 ton yang disembunyikan dalam pengapalan arang ke Israel.

Polisi mengatakan narkoba itu diperkirakan bernilai jual US$500 juta (atau sekitar Rp7,3 triliun), penyitaan terbesar oleh polisi di negara Amerika Selatan itu.

Kokaina tersebut ditemukan dalam peti kemas di Terport, pelabuhan swasta di kota Villeta, dekat Ibu Kota Asuncion. Baca selengkapnya di sini

2.Berlaku Besok, Pemerintah Hapus Airport Tax di 13 Bandara

Pemerintah menghapus biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau seringkali dikenal sebagai Passenger Service Charge (PSC) di 13 bandara yang ditentukan. Pembebasan Airport Tax itu diberikan kepada para penumpang yang berangkat dalam upaya mendorong kebangkitan industri penerbangan dan pariwisata.

"Setiap penumpang tidak dibebani biaya PSC, karena akan dikeluarkan dari komponen biaya tiket, dan biaya PSC-nya akan ditagihkan oleh operator bandara kepada Pemerintah," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler