Doa Harian Memperlancar Rezeki yang Seret Agar Terhindari dari Segala Utang
Selasa, 25 November 2025 - 12:08 WIB
Sumber :
- Freepik/jcomp
Rasulullah SAW pernah menolak menshalatkan jenazah seseorang yang masih menanggung utang, sebagai bentuk penegasan betapa beratnya konsekuensi dari tidak menunaikan kewajiban ini.
Utang termasuk akad yang mengikat dan tidak boleh disepelekan. Apabila seseorang mampu membayar namun dengan sengaja menundanya, hukumnya bisa menjadi zalim. Islam juga menganjurkan untuk membantu orang yang kesulitan membayar utang dengan memberikan tenggang waktu atau meringankan bebannya.
Baca Juga :
Namun bagi pihak yang berutang, menjaga amanah dan disiplin adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus religius. Membayar utang tepat waktu menjadi salah satu cara menjaga keberkahan hidup dan menghindari beban pertanggungjawaban di akhirat.
Baca Juga :