Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 13 Mei 2020 | 04:00 WIB

China Ancam Indonesia, PSBB Jawa Barat Amburadul Hingga Risma Ngeluh

Team VIVA »
Robbi Yanto
Foto :
Logo Badan Intelijen Negara (BIN).

VIVA –  Beragam berita menarik disajikan VIVA.co.id pada Selasa 12 Mei 2020. Berita-berita terkait virus Corona masih menjadi sorotan pembaca. Namun, ada satu berita yang paling banyak menuai sorotan yaitu China mengancam sejumlah pemerintahan negara, termasuk Indonesia melalui perangkat mata-mata Aria-body.

Berikutnya, Seorang Kapolsek Pelepat Kabupaten Bungo, Jambi Suhendri disandera dan ditikam ratusan warga di Dusun Batu Kerbau. Kok bisa? Nanti, kami jelaskan secara rinci dalam tulisan di bawah.

Baca Juga

Kemudian, Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat dinilai amburadul. Ada beberapa indikator penyebab hal tersebut, di antaranya, masih banyak warga yang belum memahami ketentuan-ketentuan dalam aturan PSBB.

Selain ketiga berita tersebut, ada juga berita yang tak kalah menarik yaitu pria India yang memiliki harta  US$53 miliar atau sekitar Rp793 triliun dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma mengeluh karena kapasitas rumah sakit yang ada di Surabaya menurutnya 50 persen dipenuhi pasien corona dari luar Surabaya.

Nah, dari ulasan di atas, berikut daftar lengkapnya berita menarik yang paling disorot pembaca, dirangkum dalam Round Up.

1. Mata-mata Aria-body China Ancam Indonesia, BIN Diminta Gerak Cepat

Perangkat mata-mata Aria-body asal China membuat heboh karena menargetkan sejumlah pemerintahan negara, termasuk Indonesia. Pakar keamanan siber dari CISSRec, Pratama Prasadha, meminta pemerintah, melalui Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), bersiap untuk bergerak cepat.

Ia menjelaskan jika Aria-body merupakan malware yang disusupkan lewat file semacam Word yang tidak akan dicurigai target. Dengan cara tersebut hacker atau peretas bisa masuk dan dapat mengendalikan perangkat korban.

Menurut Pratama, Aria-body dilengkapi juga dengan fitur keylogger jadi kegiatan korban akan terpantau termasuk saat memasukkan username dan password. Mau tahu informasi lengkapnya? Baca di sini.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 3 bulan lalu