Goo Hara Meninggal, Asosiasi Manajemen Hiburan: Stop Komentar Jahat

Goo Hara.
Sumber :
  • Instagram.com/koohara__

VIVA – Meninggalnya penyanyi cantik Goo Hara, membuat banyak pihak terkejut. Goo Hara ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Minggu 24 November 2019.

Seperti diketahui, selama hidup, Goo Hara seringkali dikritik dan dibully. Apapun yang dia lakukan dan diposting di media sosial, selalu mendapat komentar dan kritikan pedas. Goo Hara sempat mengaku, karena seringnya dibully, dia mengalami depresi.

Karena alasan inilah, banyak pihak menilai, perlu adanya regulasi yang melarang maaysrakat umum untuk menuliskan komentar jahat pada figur publik.

Baca Juga: Jadi Stafsus Jokowi, 7 Milenial Wajib Lapor Kekayaan Enggak Ya?

Seperti dikutip laman Koreaboo, Direktur dari Asosiasi Manajemen Hiburan, Song Sung Min menyatakan dalam sebuah wawancra, "Pelecehan seksual dan komentar jahat pada selebriti wanita sangat serius."

Song melanjutkan, "Sulit untuk menemukan cara untuk mengatur komentar jahat karena sistem nama asli internet telah dianggap tidak konstitusional."

Dia menilai, sistem perlu diperkuat melalui langkah-langkah realistis seperti pencegahan kata kunci yang tidak mengekspos pelecehan seksual atau pelecehan.

Goo Hara semasa hidupnya juga pernah menerima banyak komentar jahat terkait dengan serangan mantan pacarnya serta operasi ptosisnya.

Gara-gara sering dikritik pedas, Goo Hara bahkan sebelumnya, padaMei 2019, sempat mencoba bunuh diri. Beruntung nyawa nya masih bisa diselamatkan setelah dibawa langsung ke rumah sakit.

Namun kini, 24 November 2019, Goo Hara berpulang. Menurut Departemen Kepolisian Gangnam, dia ditemukan tewas di rumah Cheongdam-dong sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Saat ini, polisi masih menyelidiki lebih jauh tentang penyebab kematian goo Hara.

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang berjuang melawan depresi atau memiliki pikiran yang merugikan diri sendiri, jangan ragu untuk menghubungi bantuan segera untuk berkonsultasi. Kamu bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.