Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 30 Maret 2020 | 07:27 WIB

Donald Trump: AS Tak Akan Tanggung Biaya Keamanan Harry-Meghan Markle

Team VIVA »
Tasya Paramitha
Foto :
  • Instagram @sussexroyal
Pangeran Harry dan Meghan Markle.

VIVA – Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat tak akan membiayai perlindungan keamanan Pangeran Harry dan Meghan Markle, setelah keduanya kini menetap di Negeri Paman Sam.

Sebagai informasi, Harry dan Meghan baru-baru ini pindah ke AS dan menempati sebuah rumah besar di area Los Angeles, daerah tempat Meghan lahir dan dibesarkan.

Baca Juga

Duke dan Duchess of Sussex sebelumnya tinggal di Kanada, termasuk saat mereka mengumumkan rencana untuk meninggalkan Kerajaan Inggris sebagai anggota senior kerajaan.

Keluarnya Harry dan Meghan dari Kerajaan Inggris sendiri diketahui efektif mulai pekan ini.

Terpopuler

"Aku teman baik dan pengagum Ratu dan Britania Raya. Dilaporkan bahwa Harry dan Meghan yang telah meninggalkan kerajaan, akan pindah dari Kanada secara permanen," ujar Donald Trump dalam unggahan di akun Twitter resminya, dikutip VIVA, Senin, 30 Maret 2020.

"Sekarang mereka telah meninggalkan Kanada dan pindah ke AS. Namun, AS tak akan membiayai perlindungan keamanan mereka. Mereka harus bayar sendiri!" tambah Trump.

Menanggapi hal ini, juru bicara Pangeran Harry dan Meghan Markle pun menyampaikan kalau pasangan itu tak akan meminta uang kepada AS untuk keamanan mereka.

"Duke dan Duchess of Sussex tak punya rencana meminta sumber daya keamanan pada pemerintah AS. Kami telah mengurus keamanan menggunakan dana pribadi," ucap sang juru bicara, dikutip dari laman E Online.

Selama tinggal di Kanada, Harry dan Meghan diketahui berada dalam perlindungan Royal Mounted Police Kanada, sebagai permintaan Metropolitan Police Britania Raya.

Pada Februari 2020, sebulan setelah mereka mengumumkan untuk keluar dari Kerajaan Inggris, Kementerian Keamanan Publik Kanada mengatakan bahwa fasilitas keamanan yang disediakan pemerintah setempat akan segera berakhir, sejalan dengan status Harry dan Meghan yang juga berubah.

Perlu diketahui, AS dan Britania Raya telah lama memiliki kesepakatan mengenai bodyguard yang menjaga diplomat dan keluarga kerajaan. Namun, setelah Pangeran Harry dan Meghan Markle meninggalkan monarki, mereka tak lagi dianggap sebagai orang yang wajib dilindungi.

"Seseorang harus bertanya pada Kementerian Dalam Negeri AS dan keputusan ada di tangan Donald Trump. Harry tak bisa tinggal di AS tanpa proteksi anggota keamanan bersenjata," kata seorang sumber Kerajaan Inggris.

Sumber yang sama juga mengatakan, kalau Trump menolaknya, berarti Harry dan Meghan harus membayar petugas keamanan pribadi atau Britania Raya akan terus membiayainya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
AS Tuding WHO Bela China Revisi Data Korban Corona di Wuhan
BERITA - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru