Nabila Syakieb dan Suami Dirikan Startup Khusus Berkuda

Nabila Syakieb dan Reshwara Argya Radinal
Sumber :
  • Instagram.com/nsyakieb85

VIVA – Bertemu karena kuda, pasangan selebriti dan atlet Nabila Syakieb dan Reshwara Radinal kini kompak mendirikan startup teknologi aplikasi penyedia informasi seputar hobi berkuda. Olahraga yang selama ini identik dengan olahraga terbatas yang hanya dinikmati orang kelas atas dan membutuhkan biaya mahal. 

Djiugo, dari singkatan Did You Go, sebuah aplikasi yang resmi diluncurkan Reshwara ini justru ingin mengubah stigma mahal tersebut. Berawal dari kesulitan Reshwara untuk mendapat informasi yang lengkap seputar hobinya saat kembali ke Indonesia usai bersekolah di Belanda, akhirnya Reshwara berniat menciptakan sebuah platform yang bisa menjadi solusi menjawab semua kebutuhan seputar dunia berkuda. 

"Kuda lokal atau impor bisa dicari, service trainer, travel package (dalam setahun disediakan sekali) kerja sama dengan travel agency. News dan blog informasi tentang berkuda, juga directory stables di Indonesia," tutur Reshwara saat jumpa pers peluncuran aplikasi Djiugo di Ciranjang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 14 November 2017. 

Tak hanya ditujukan untuk atlet atau penunggang kuda profesional, tapi juga masyarakat awam bisa mencari tahu informasi seputar olahraga berkuda. 

"Kita buat bukan hanya yang berkuda, tapi masyarakat luas yang mencari informasi tentang berkuda. Berkuda bukan spesifik tentang olahraga atau bertanding, kan sekarang banyak berekreasi, seperti restoran ada kudanya, tempat berkuda wisata, semua ada di sini, enggak hanya olahraga," kata dia. 

Sementara Fachtul Anas, perwakilan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), menyebut bahwa dengan adanya adanya aplikasi ini juga semakin membuka pikiran masyarakat luas, bahwa olahraga berkuda bisa dinikmati siapapun. 

"Dengan ini (aplikasi), atlet bisa lebih gampang mencari informasi. Lebih utama lagi dengan informasi ini memberi kemudahan ke seluruh masyarakat Indonesia untuk tahu, kalau tahu akan semakin tertarik (dengan olahraga berkuda) dan mencoba, dengan begitu akan lebih gampang bagi kami untuk memilih atlet," kata Fachtul. (one)