Alasan Lagu Sayang Via Vallen Pakai Bahasa Jawa

penyanyi Via Vallen
Sumber :
  • Nur Faishal/Surabaya/VIVA.co.id

VIVA – Penggemar Via Vallen, saat ini menyentuh angka ratusan juta orang. Hal itu terlihat dari videoklip single Sayang yang dinyanyikannya di jejaring sosial Youtube.

Via Vallen ditemui VIVA di Sport Centre UIN Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur ini mengaku senang dengan pencapaian kesuksesannya itu. Lantaran bermodal videoklip tersebut, kini penyanyi asal Sidoarjo meraih popularitas.

"Senang, karena selama ini belum ada video lagu dangdut yang tembus di atas seratus juta (penonton) dan alhamdulillah lagu Via di YouTube mencapai seratus juta (penonton), bahkan lebih. Menurut Via, itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa untuk musik dangdut, apalagi yang Via bawain itu musik dangdut dan bergenre bahasa Jawa," ucap Via.

Via ingin lagu berbahasa Jawa bisa disukai banyak orang di manapun berada.

"Rasanya senang, karena memang dari awal passion-nya Via pengin menyamaratakan atau menaikkan musik dangdut, apalagi bahasa Jawa. Karena, berdasarkan pengalaman sendiri waktu di kota dulu, orang berbahasa Jawa itu kayak dipandang sebelah mata. Apalagi, orang daerah sendiri kalau lagi di Ibu Kota itu kayak malu gitu," ujar Via

"Dari itu, Via punya motivasi, kenapa sih orang-orang yang ngomong bahasa Jawa, kok sampai begitu. Akhirnya, Via punya motivasi biar orang-orang ini tidak perlu lagi malu berbahasa Jawa, meski berada di Ibu Kota," tambahnya.

Via sendiri sempat terkejut dengan warga Ibu kota yang menyanyikan lagunya, meski ada bahasa Jawa-nya.

"Alhamdulillah, dengan berhasilnya lagu Sayang ini yang Via nyanyiin, sekarang lagu Jawa makin banyak yang gandrungin, dan banyak yang bisa nyanyi lagu Jawa, meski dia bukan orang Jawa, meski pun enggak tahu artinya. Bahkan, di Jakarta ngomong bahasa Jawa sudah biasa banget, sudah enggak kayak dulu lagi," ucapnya. (asp)