Rocky Gerung

akademisi
Manado, 20 Januari 19593
s/d
Sekarang

Meski berlatar belakang filsafat, Rocky Gerung justru membetot perhatian masyarakat. Ia mulai terkenal karena komentarnya yang kontroversial di layar kaca.

Rocky Gurung dikenal sebagai seorang pengamat politik, peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, dan dosen di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Argumentasinya seringkali menjadi sorotan karena mengundang kontroversi.
 
Rocky lahir di Manado, 20 Januari 1959. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Indonesia saat usianya 27 tahun. Pada tahun 2007, Rocky mendirikan lembaga SETARA Institute yang fokus pada isu kesetaraan, HAM, dan keberagaman.

Pria berkaca mata ini berprofesi sebagai tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Ia sangat familiar dengan dunia pemikiran.

Sebagai orang yang dekat dengan dunia filsafat, seringkali Rocky mengeluarkan pendapat menggunakan bahasa-bahasa filsafat di mana sering menimbulkan pro dan kontra. Ia juga sering menulis pandangannya di media.
 
Namanya mulai dikenal luas saat ia sering menyampaikan kritiknya terutama di era pemerintahan Joko Widodo. Salah satu isu yang diangkat yaitu masalah penanganan hoax atau berita palsu yang banyak beredar di media sosial saat ini.

Menurut Rocky, pemerintah pada saat ini sedang panik. Dirinya juga berpendapat kalau pembuat hoax tebaik adalah penguasa. Itulah salah satu pernyataan kontroversinya.

Sosoknya makin populer setelah sering tampil sebagai narasumber di Indonesia Lawyers Club yang tayang di tvOne. Beragam tema yang diusung ILC dengan host Karni Ilyas di program ini Rocky Gerung berhasil menjawabnya dengan penuh filosofi.
 
Saking menguasainya beragam persoalan yang dibahas di ILC, ia sering dipanggil dengan sebutan profesor. Namun, ia menolaknya. Rocky bilang, ia bisa jadi profesor, tapi tak perlu. Begitu jawabnya.
 
Tak hanya itu, Rocky Gerung juga mampu menjawab dan berinteraksi di media sosial Twitter. Cuitannya selalu bernas dan kadang mengocak perut warganet. Beragam komentar pun bemunculan, baik yang pro maupun kontra. Ia tetap menikmatinya. (AC/DN) (Photo/tvOne)

PENDIDIKAN
S1, Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, (1986)

KARIER
Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D)
Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
Pendiri SETARA Institute (2007)
Narasumber di ILC, tvOne (2018)

Berita Terkait

Rocky Gerung Pastikan Tetap Kritis Meski jadi Wantimpres

Nasional

20 Oktober 2026

Terpopuler: Rocky Gerung Singgung Harga Mobilnya, Isi Garasi Bupati Klaten, hingga Diskon Pajak Kendaraan

Otomotif

18 Oktober 2026

Rocky Gerung Ingin Sapu Bersih Istana dari Para Koruptor: Orang-orang Munafik Banyak di Sana

Nasional

18 Oktober 2026

Kelakar Rocky Gerung Sebut Mobilnya Lebih Mahal dari Maung, Pancing Komentar Netizen

Otomotif

17 Oktober 2026

Akhirnya Rocky Gerung Bocorkan Alasan Utama Dirinya Jadi Watimpres, Singgung Partai hingga Raja

Nasional

11 Oktober 2026
Share :