Tips Agar KPR yang Anda Ajukan Disetujui
- Istimewa
VIVA – Pengajuan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah untuk mempunyai hunian sesuai keinginan bisa menjadi hal yang penting untuk dipersiapkan dengan baik. Seiring dengan perkembangan dunia properti dan ketatnya pemberian kredit, terutama untuk jangka panjang, menjadikan pengajuan ini semakin tidak mudah. Ada banyak syarat yang harus dipenuhi oleh calon konsumen.
Kredit Pemilikan Rumah merupakan jenis kredit jangka panjang dengan nominal besar. Agar tidak terjadi wanprestasi atau kredit macet yang merugikan pemberi pinjaman, peminjam maupun pengembang perumahan, perusahaan keuangan yang membiayai akan melakukan seleksi dengan ketat. Seleksi tersebut meliputi administrasi dan keuangan peminjam.
Perhatikan Poin ini Agar KPR Disetujui
Ketatnya proses pengajuan KPR sebenarnya bagi ketiga pihak, yaitu pemberi pinjaman, pengembang perumahan maupun pihak yang mengajukan atau calon konsumen sama-sama menguntungkan dalam jangka panjang. Meski demikian tidak sedikit calon konsumen yang mengeluh terkait pengajuan dengan banyak aturan tersebut.
Tujuan adanya berbagai peraturan dan pengecekan sebelum konsumen mendapat persetujuan adalah agar ke depan tidak mengalami kesulitan pembayaran yang menyebabkan kredit macet.
Kredit macet yang dialami oleh konsumen akan menurunkan kepercayaan perusahaan keuangan sehingga sulit mendapat pinjaman. Jika Anda sangat berharap kredit kepemilikan rumah yang Anda ajukan mendapat persetujuan, bisa memperhatikan beberapa poin berikut ini:
1. Lengkapi dokumen
Poin pertama yang akan dicek oleh perusahaan keuangan ketika Anda mengajukan KPR adalah dokumen yang dibutuhkan. Dokumen tersebut meliputi kartu identitas, surat nikah bagi yang sudah berkeluarga, dan bukti penghasilan.
Bagi yang bekerja di perusahaan dan mendapat gaji tetap akan diminta untuk melampirkan slip gaji. Selain itu biasanya juga akan diminta untuk melampirkan persetujuan dari atasan atau surat dari penanggung jawab pengajuan pinjaman dalam bentuk kredit rumah tersebut.
2. Siapkan bukti penghasilan
Berikutnya yang harus Anda siapkan secara lengkap dan detail berikut buktinya adalah penghasilan. Slip merupakan hal wajib yang harus ada jika Anda seorang pegawai.
Apabila Anda seorang pengusaha atau wiraswasta, harus melampirkan catatan transaksi yang menunjukkan laba usaha, surat domisili usaha dan rekening koran atau print tabungan.