Pembalap Supermoto Lokal Kalah Sakti dari Rider Prancis

Trial Game Asphalt International Championship 2019
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Tiga pembalap Supermoto asal Prancis; Germain Vincenot, Sylvain Bidart dan Maxime Lacour meramaikan putaran terakhir ajang Trial Game Asphalt International Championship 2019. Mereka turun di kelas FFA 450, yang digelar di Boyolali pada akhir pekan kemarin.

Sejak sore hari, lintasan balap diguyur hujan yang cukup lebat. Alhasil, motor dan ban harus diubah pengaturannya. Pada sesi Moto 1, Germain menjadi yang tercepat, disusul Sylvain dan Lewish Cornish. Hal yang sama juga terjadi di sesi 2.

“Saya senang bisa memenangi dua race, dan meraih juara di tempat ini. Atmosfernya luar biasa, baik dari sisi persaingan hingga dukungan para penonton,” ujar Germain melalui keterangan resmi 76 Rider, dikutip Senin 16 Desember 2019.

Perwakilan 76 Rider, Mario CSP menuturkan, hadirnya tiga pembalap internasional di seri terakhir ini merupakan upaya mereka untuk meningkatkan sisi kompetitif balapan Supermoto di Indonesia.

“Meski yang menjadi juara adalah pembalap luar negeri, tapi bisa memberikan banyak pelajaran bagi rider nasional, terutama soal teknik dan skill,” kata Mario.

Sementara itu, di kelas utama FFA 250, persaingan ketat terjadi antara Farudilla Adam dan Tommy Salim. Sejak seri ke-4 yang digelar Oktober lalu di Malang, Jawa Timur, mereka saling bersaing memperebutkan gelar juara.

Dalam race di Boyolali, pada sesi Moto 1 Farudilla finis di posisi kedua. Hasilnya, mereka sama-sama mengumpulkan 206 poin.

Pada sesi dua, Farudilla sukses menjadi yang tercepat, melibas 10 laps dengan total waktu 10:00.756. Sementara itu, Tommy Salim melorot ke posisi empat dengan torehan waktu 10:07.430. Ia harus puas di posisi kedua dengan 224 poin, dan sang juara bertahan Doni Tata berada di peringkat tiga dengan 207 poin.