Program Student Athlete ke Amerika Berlanjut, Tahun Depan Bidik Dua Atlet
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
Jakarta, VIVA - Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik Indonesia) terus mengembangkan program pembinaan atlet melalui jalur pendidikan dan olahraga. Salah satu upayanya adalah memberikan kesempatan kepada perenang Indonesia untuk menempuh pendidikan sekaligus berlatih di Amerika Serikat melalui program student athlete.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, mengungkapkan program tersebut akan berlanjut pada 2027 dengan dukungan Bakti BCA. Jumlah atlet yang mendapatkan kesempatan itu ditargetkan bertambah menjadi dua orang.
Dua perenang yang mendapatkan dukungan beasiswa student athlete Bakti BCA tersebut adalah Liquor Harrison Andoko dan Samuel Maxson Septionus. Keduanya kini menempuh pendidikan di University of Indianapolis, Amerika Serikat, sembari melanjutkan karier sebagai atlet renang.
"Kali ini BCA juga mendukung student athlete. Tahun depan ada satu lagi, bertambah jadi dua ke Amerika," kata Wisnu kepada wartawan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
Program ini memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus memperoleh pendidikan tinggi. Lingkungan latihan dan kompetisi di Amerika Serikat diharapkan dapat membantu perenang Indonesia meningkatkan kualitas serta pengalaman bertanding.
Dukungan Bakti BCA juga telah memberikan hasil positif. Liquor dan Samuel tercatat menjadi bagian dari Tim Indonesia yang memecahkan rekor nasional nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Liquor juga mencatatkan rekor nasional nomor 200 meter gaya bebas putra dengan waktu 1 menit 49,89 detik. Sementara itu, keduanya berkontribusi dalam catatan waktu 3 menit 20,84 detik pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra.
Keterlibatan BCA menjadi salah satu bentuk dukungan pihak swasta terhadap pembinaan atlet akuatik Indonesia. Wisnu menyebut IOAC 2026 juga mendapat dukungan dari BTN, PLN, dan BCA.
PB Akuatik Indonesia Siapkan Agenda Lebih Besar pada 2027
Selain program student athlete, PB Akuatik Indonesia juga berencana menggelar kejuaraan dengan skala lebih besar pada 2027. Wisnu menyebut federasi berharap bisa menghadirkan sejumlah event regional untuk memperluas kesempatan bertanding bagi atlet.
Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi yang lebih beragam membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, PB Akuatik Indonesia berharap sponsor swasta maupun pemerintah dapat ikut berkontribusi dalam pengembangan olahraga akuatik nasional.