Interport Racing Team Pasang Target Tinggi di IXOR 2017
- VIVA.co.id/Anang Fajar
VIVA.co.id - Tim besutan PT Gudang Garam, Intersport Racing Team, kembali ikut serta di berbagai kejuaraan balap nasional yang diselanggarakan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Sama seperti tahun sebelumnya, Intersport turun di tiga kelas, yakni slalom, speed offroad, dan drifting.
Menurut Manajer Intersport Anondo Eko, ada 15 pebalap yang diturunkan dan beberapa di antaranya merupakan wajah baru. Alvito akan bergabung dengan Dika Credenda Handogo, duet kembar Anggana dan Ananta OHP, Bayu Saputra, serta Oldy Ardhana yang sudah bergabung sejak kejuaraan slalom tahun lalu.
“Mereka yang baru adalah Alvito Hardianto, Willie Rahman, dan Tresna Gumilang. Alvito turun di kelas slalom, Willie dan Tresna di kelas offroad,” kata Eko di acara peluncuran tim, Kamis siang.
Sementara Willie dan Tresna akan membantu Hans Gunawan, Putra Rizqy, A Zulfikar, dan Arief Indiarto sejak putaran pertama Indonesian eXtreme Offroad Championship (IXOR) 2017 yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 11 dan 12 Maret besok.
“Untuk jadwal slalom dimulai sepekan setelah seri pertama IXOR. Kurang lebih satu pekan juga pelaksanannya. Sementara yang drifting, Intersport belum dapat jadwal dari IMI. Kami menurunkan Emmanuelle Amandio, Dika C Handogo, dan Adi Indiarto,” ujarnya.
Eko yakin, timnya akan menghadapi persaingan yang ketat, terlebih semua lawan pasti meningkatkan kualitas pembalap dan performa mobil. Intersport juga tidak lagi seperti tahun lalu yang masuk di tengah kompetisi.
“Jadi kami harus sejak awal mendapat poin penuh. Kami tidak ingin sekadar mengacak-ngacak klasemen. Target tahun ini pebalap kami masuk urutan tiga besar di setiap kelas,” ucap Eko.
Tahun ini, IMI menerapkan regulasi baru untuk drifting. Karena kejuaraan slalom kali ini diubah menjadi Gymkhana, yang lintasannya mirip seperti drifting.
“Tahun lalu, handicap lima detik kalau senggol, atau sentuh, atau salah arah. Tapi, sekarang handicap dua detik diperkecil. Kalau salah arah otomatis nilai hilang, diambil waktu tempuh maksimal,” terang Eko.