Target Besar Sean Gelael di Sirkuit Bahrain

Pembalap Tim Pertamina Arden, Sean Gelael.
Sumber :

VIVA.co.id – Pembalap muda Indonesia, Sean Gelael, bertekad keras untuk masuk posisi 10 besar dan meraih poin pada balapan perdana “Feature Race” F2 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sabtu 15 April 2017. Pembalap tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini cukup optimistis dan percaya diri dengan modal persiapan matang jelang balapan.
 
“Pertama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada tim Pertamina Arden atas sambutan hangat di tim. Kami juga bekerja keras untuk menyiapkan mobil yang kompetitif. Saya sangat yakin kami bisa tampil kompetitif pada balapan di Bahrain. Mudah-mudahan kami bisa dapat poin,” kata Sean dalam rilis yang diterima Viva.co.id.
 
Dari hasil tes resmi di Barcelona dan Bahrain, Sean secara keseluruhan mengaku cukup puas dengan performa mobil, terutama dari sisi reliabilitas dan kecepatan. Sean sudah mempersiapkan diri secara maksimal dengan tes simulator, baik yang dilakukan di markas tim Arden maupun di markas tim Toro Rosso dan Red Bull. Dua pekan sebelum balapan di Bahrain, Sean bahkan mendapat kesempatan tes simulator di tim Red Bull. Catatan waktunya hanya terpaut 0,2 detik dari pembalap F1 Toro Rosso, Carlos Sainz Junior.
 
Tim Arden memiliki afiliasi dengan tim F1 Toro Rosso dan Red Bull karena pendiri Arden, Garry Horner merupakan ayah kandung dari Christian Horner. Dengan afiliasi ini, Sean juga mendapat keuntungan karena bisa menjajal fasilitas latihannya.
 
Sean sudah mempelajari Sirkuit Sakhir yang memiliki tantangan kombinasi lintasan lurus yang panjang dan tikungan ekstrem yang sangat sulit ditaklukkan. Sirkuit Bahrain dikenal sebagai tempat ujian terberat bagi pembalap dalam hal mengelola kondisi ban. Selain karena lay out dengan banyak tikungan dan kombinasi trek lurus, temperatur lintasan aspalnya juga sangat panas.
 
Manajer Tim Jagonya Ayam, Tony Sircombe, mengatakan, persaingan musim balap 2017 akan berlangsung sangat ketat. Dari hasil tes resmi di Barcelona dan Bahrain, catatan waktu tercepat pembalap sangat tipis. Namun, dia tetap optimistis Sean dan Nato bisa bersaing dengan pembalap lain untuk memperebutkan poin.
 
“Musim ini akan lebih menarik. Apalagi, mulai tahun ini juga branding GP2 berganti menjadi F2 yang tentunya akan diikuti perubahan. Kami berharap regulasi balap F2 juga menjadi lebih jelas, sehingga balapan menjadi lebih menarik,” kata Tony.
 
Balapan pertama (feature race) akan berlangsung Sabtu ini dengan jumlah putaran sebanyak 32 lap atau sekitar 60 menit. Untuk feature race, setiap pembalap diwajibkan masuk pit stop satu kali. 10 pembalap tercepat akan mendapat poin.

Sementara itu, untuk balapan hari Minggu (sprint race), pembalap hanya menyelesaikan 23 putaran atau sekitar 45 menit tanpa pit stop. Hanya delapan pembalap tercepat yang mendapat poin. (one)