Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Minggu, 12 April 2020 | 14:00 WIB

Kisah Pahit Anthony Ginting, Hancur di Tangan Raja Bulutangkis Dunia

Team VIVA »
Ridho Permana
Foto :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa
Tunggal Putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting

VIVA – Virus Corona masih mewabah di berbagai negara. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus rantai virus COVID-19 tersebut.

Bulutangkis dunia juga terdampak ganasnya COVID-19, sederet turnamen terpaksa dibatalkan dengan alasan keselamatan dan kesehatan para atlet.

Baca Juga

Terakhir diselenggarakan, adalah BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020, 11-15 Maret lalu. Setelah itu, deretan turnamen terpaksa dihentikan.

Seyogyanya, hari ini dilangsungkan final Singapore Open 2020. Turnamen level super 500 itu diselenggarakan 7-12 April.

Mengulas Singapore Open, ada kisah pilu dari pebulutangkis Indonesia. Hal ini datang dari tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting. 

Pada Singapore Open 2019, yang diselenggarakan 9-14 April tahun lalu, Ginting tumbang di partai final. Ia diamuk raja bulutangkis dunia, Kento Momota. Rivalitas keduanya memang sejak lama menjadi sorotan.

Bagaimana tidak memilukan, perjuangan panjang Ginting sejak awal Singapore Open harus kandas di tangan Kento. Ginting menelan pil pahit setelah dipermalukan lewat rubbergame.

Partai perdana yang dilakoni Ginting, ia sukses menghabisi wakil Taiwan, Wang Tzu Wei. Kala itu Ginting mempecundangi lawannya dua game langsung.

Babak 16 besar, Ginting kembali menunjukkan tajinya. Ia melumat tunggal putra Jepang, Kenta Nishimoto. Tanpa ampun, Ginting menang dua game langsung.

Bahkan, perempatfinal Ginting kembali mengganas. Kali ini, ia melibas wakil China, Chen Long. Pebulutangkis kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu juga menang dua game langsung.

Topik Terkait
Saksikan Juga
VIDEO: Anthony Ginting Juara, Fans Histeris!
SPORT - 6 bulan lalu
Terpopuler