Profil Maximilian Gunther, Pembalap Formula E dari Tim Nissan E. Dams
- Tangkapan Layar
VIVA – Maximilian Gunther adalah seorang pembalap dalam ajang Formula E yang tergabung di tim Nissan E. Dams. Ia diketahui akan menjadi salah seorang pembalap yang akan turut beradu kecepatan di Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu, 4 Juni 2022 esok hari. Gunther percaya diri karena sudah melaksanakan latihan dengan simulator balap mobil beberapa hari terakhir.
Pembalap yang baru berusia 24 tahun ini sebelumnya sudah melakukan balapan di Formula 2 bersama dengan Arden dan untuk Dragon Racing serta BMW i Andretti di Formula E. Ia berhasil mendapatkan kemenangan pertamanya di Formula E di Santiago ePrix 2020. Nah, berikut adalah ulasan selengkapnya tentang Maximilian Gunther, seorang pembalap Formula E Jakarta di tim Nissan E. Dams.
Kehidupan pribadi
Saat ini, pembalap yang berasal dari Oberstdorf, sebuah desa di Pegunungan Alpen Bavaria ini tinggal tinggal di Monaco. Dia juga memegang dua kewarganegaraan sekaligus yaitu Jerman dan Austria. Sementara untuk berkomunikasi, Günther tentu sudah menguasai bahasa Jerman, tapi juga mahir berbicara bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol.
Perjalanan Karier
Lahir di Oberstdorf, 2 Juli 1997 silam, Gunther mengawali kariernya di dunia balapan di karting pada tahun 2007 silam. Dia tetap berada di karing sampai tahun 2010. Kemudian pada tahun 2011, ia mulai berkompetisi di balap roda terbuka, di Formula BMW Talent Cup. Pada 2013, ia berkompetisi di ADAC Formel Masters dari ADAC Berlin-Brandenburg e.V.
Dalam gelaran tersebut, ia mengakhiri musim kedua. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2014, ia juga berhasil finis di posisi kedua. Berlanjut pada tahun 2015, Gunter mengawali debutnya di Formula 3 Eropa dengan kfzteile24 Mücke Motorsport.
Kejuaraan Formula 2 FIA
Günther melakukan debut Formula 2 pada tahun 2018 bersama Arden. bermitra dengan Nirei Fukuzumi, yang lulus dari GP3. Dia mencetak podium perdananya hanya dalam balapan keduanya dan kemudian mengklaim kemenangan F2 pertamanya di balapan sprint Silverstone. Untuk putaran terakhir musim di Abu Dhabi, ia digantikan oleh pembalap junior Red Bull Dan Ticktum.