Gagal Juara Final Superseries, Chong Wei Salahkan Wasit?

Tunggal Putra Malaysia, Lee Chong-Wei
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA – Lee Chong Wei harus gigit jari dalam perburuan gelar ajang BWF World Superseries Finals 2017 di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam gelaran tersebut, legenda tunggal putra Malaysia itu takluk dari penggawa muda Denmark, Viktor Axelsen, akhir pekan lalu.

Pemain berusia 35 tahun itu kalah rubber game 21-19, 19-21 dan 15-21 dalam duel sengit berdurasi 1 jam 24 menit. Menyikapi hal ini, pemilik 3 medali perak Olimpiade tersebut mengaku bahwa kini penampilan lawannya itu memang lebih impresif.

“Axelsen bermain sangat baik. Saya coba menyerangnya ke semua sudut tetapi dia tidak bisa terkecoh,” ujar Chong Wei dikutip dari The Star.

Tekad Chong Wei untuk merebut rangking satu dunia dari pemain 23 tahun Denmark itu pun gagal terwujud. Padahal, jika menang dalam laga beda generasi itu, Chong Wei yang kini menempati posisi 2 dunia bisa melengserkan Axelsen.

Chong Wei mengakui, kalah dari pemain yang lebih baik. Peraih empat gelar BWF Superseries Finals ini pun menyebut keputusan wasit servis ikut mempengaruhi performanya.

“Seruan wasit servis juga memengaruhi permainan saya karena dia menyalahkan saya sebanyak tiga kali. Meski demikian, selalu ada sesuatu untuk dipelajari dari setiap kekalahan. Ini menjadi tahun yang dinamis bagi saya,” jelas Chong Wei.

Ini menjadi kekalahan ketiga Chong Wei dari Axelsen sepanjang 2017. Sang Datok juga ditaklukkan peraih gelar juara dunia 2017 tersebut pada BWF Superseries Finals tahun lalu, pada fase penyisihan grup. (one)