Krisdayanti

Krisdayanti.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Krisdayanti atau KD dikenal sebagai salah satu diva Indonesia.  Dia termasuk penyanyi yang awet bertengger di jajaran artis top Indonesia. Krisdayanti dikenal sebagai artis pekerja keras, bertalenta, dan juga trendsetter. Bakatnya sebagai seorang entertainer sudah tampak sejak ia berusia belia. Masa remaja wanita cantik kelahiran Malang, 24 Maret 1975 ini sudah sarat diwarnai kegiatan bernyanyi maupun beraksi di depan kamera. 

Ia tercatat merilis album pertamanya, Burung-burung Malam, ketika masih berusia 12 tahun dan duduk di bangku SMP. Album ini dirilis pada 1987 di bawah perusahaan rekaman Gembala Record. 

Di kancah nasional, potensi KD mulai mumbul saat ia terpilih sebagai Gadis Sampul 1991. Popularitasnya meroket ketika ia menyabet gelar juara di sebuah ajang pencarian bakat bertitel Asia Bagus pada tahun 1992. 

Berbekal trofi di kompetisi bergengsi ini, KD merilis single pertamanya berjudul Pony Canyon yang beredar di Singapura  dan Jepang. Sejak itu, kiprahnya di dunia tarik suara kian mencorong. Tiga tahun kemudian, pada 1995, KD meluncurkan album profesionalnya yang pertama bertajuk Terserah. Tidak hanya album solo, di tahun 1996 bersama Anang Hermansyah, ia meluncurkan album duet Hanya Tuhan yang dijadikan cinderamata di pernikahan mereka.

Setelah menikah dengan Anang pada 22 Agustus 1996, karier KD semakin menanjak. Selain di dunia tarik suara, KD juga bersinar di dunia akting sepanjang tahun 1996 hingga 2003. Debutnya dimulai ketika dia menjadi pemeran utama sinetron Saat Memberi dan Menerima di RCTI pada tahun 2006. 

Setelah itu dia membintangi berbagai judul sinetron lain di berbagai stasiun TV. Di tahun 2006, KD bersama beberapa aktris dan aktor ternama lain merambah ke layar lebar, dengan membintangi sebuah film berjudul Jatuh Cinta Lagi.

KD pernah menggelar tiga konser tunggal, masing-masing pada tahun 2001, 2004 dan 2005. Bahkan, sepanjang 2004, ia mengelar delapan konser di berbagai tempat, termasuk di negara lain. 

Segudang pencapaian dan prestasi itu pernah membuat Majalah SWA menahbiskan KD sebagai artis termahal di Indonesia. Berbagai penghargaan pun seperti berlomba-lomba dianugerahkan kepadanya, baik dari berbagai media maupun lembaga.
   
Pada tahun 2006, bersama Ruth Sahanaya dan Titi DJ, KD membentuk sebuah grup trio vokal yang mereka namai 3DIVA. Namun, pada akhir 2007 ketiga diva ini retak hubungan kerja dengan dua partner mereka: Erwin Gutawa sebagai penata musik dan Jay Subiyakto selaku penata artistik. Maka di tahun 2008, 3DIVA pun berganti nama menjadi DI3VA, seiring hengkangnya Erwin Gutawa dan Jay Subiyakto.