Rizal Ramli Minta Presiden Jokowi Kasih Ahok Jabatan Dubes Saja

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli
Sumber :
  • VIVA/Cahyo Edi

VIVA – Rizal Ramli, sang pemilik jurus kepret, kembali mengeluarkan cuitan lewat akun twitternya. Dalam cuitannya, Rizal Ramli meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Ignatius Jonan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sedangkan untuk Ahok, Rizal Ramli menyarankan Presiden Joko Widodo untuk memberi posisi sebagai duta besar (dubes) saja. Hal itu perlu dilakukan untuk menyelamatkan Pertamina yang kini memang tengah menjadi sorotan menyusul kerugian sebesar Rp11 triliun.

"Mas @jokowi memang berat melepas teman, yang sudah tahu luar dalam. Apalagi ini jadi “money-bagman”. Sudahlah wes wes wareq. Dari pada merusak dan bikin Pertamina lebih rugi,, kasih ajalah Dubes atau tilfon Aguan supaya diangkat jadi Preskom Podomoro Slightly. Angkat Jonan, lebih baik," tulis Rizal Ramli di akun twitternya, Rabu 16 September 2020.

Baca juga: Ahok Bongkar Aib Pertamina, Nasdem: Menceritakan Cacatnya Sendiri

Cuitan Rizal Ramli ini langsung mendapat tanggapan dari netizen. Ada yang mendukung ada yang juga menyerang cuitan Rizal Ramli. 

"Emang Ahok kalau soal koar-koar Jagonya. Kalau pemujanya pasti ter-kagum-kagum dengan Aksinya...maklumlah IQ 200 sekolam lihat junjungannya kayak pahlawan kesiangan udah senang betul," tulis netizen @alfiraminuddin.

Ada yang menanggapi dengan kocak. "Bagusnya dubes Zimbabwe kalau temen deket 
biar bisa belajar tentang menurunkan Inflasi yang gila-gilaan," tanggapan pemilik akun twitter @as3ps.

Sebelumnya, berita kerugian besar yang dialami Pertamina memang bergulir menjadi bola panas. Bagi yang tidak suka dengan Ahok, isu ini langsung menjadi senjata untuk menyerang mantan gubernur DKI Jakarta tersebut. 

Terakhir, Ahok membongkar aib yang ada di Pertamina hingga BUMN lainnya seperti Peruri. Tak hanya itu, dia juga mempersoalkan besaran gaji direksi anak perusahaan yang sudah tidak menjabat lagi.