Prof Eddy soal Kasus Mirna: Tidak Ada Autopsi Itu Hoax!

Edward Omar Syarif Hiarej selaku Wakil Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia
Sumber :
  • YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

"2 jam setelah kematian (ketemu saya) karena mau diformalin," terangnya lebih dulu  saat berbincang dengan dr. Richard Lee dalam podcastnya.

"Kita di forensik diajari kalau mati tidak wajar harus diautopsi, karena kalau tidak ada autopsi tidak ada sebab mati. Itu potensi dibunuh orang bisa digali lagi, maka saya bilang harus diautopsi lagi," terangnya.

Sayangnya, tindakan autopsi yang seharusnya dilakukan untuk jasad Mirna Salihin urung, karena ada penolakan dari ayah kandung korban kasus kopi sianida, Edi Darmawan bahwa jenazah Mirna tidak bisa diformalin atau diawetkan, jika tidak diautopsi.