Pemerintah Gagal Urus Daging Sapi
Kicauan ini sontak membuat penulis berdecak kagum. Tapi, setelah diteliti, ternyata yang dimaksud Mendag harga itu adalah harga sapi hidup, bukan harga daging sapi yang sudah dipotong dan dijual di pasar. Agak mengherankan, mengapa Mendag men-twit soal harga daging sapi hidup bukan harga daging sapi. Karena, yang dibutuhkan masyarakat adalah daging sapi bukan sapi hidup.
Fakta di atas jelas menggambarkan pemerintah panik untuk mengantisipasi mahalnya daging sapi. "Pemerintah juga telah gagal urus daging sapi" jelang hari raya Idul Fitri 1434 H. Apalah artinya kalau dampak dibukanya keran impor sapi potong baru terasa setelah Lebaran. Karena, tanpa ada campur tangan pemerintah pun, harga daging sapi akan kembali turun usai Lebaran nanti.
Kini, kami tunggu apa tanggapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tentu juga sudah mengetahui jeritan rakyat ini di akun twitter-nya.
Penulis: Eko Ardiyanto - Antv