Dominasi Barat di Dunia Ketiga

Ilustrasi Globalisasi
Sumber :
  • Linzoba

Lambat laun politik semakin memanas menjadi berbagai macam peristiwa konflik yang merugikan bagi kestabilan dunia berkembang. Isu pemberantasan teroris belum lama ini menjadi wacana yang ditanamkan negara adidaya kepada negara-negara lain di seluruh dunia. Suatu yang mengerikan, bagaimana kata teroris dijadikan sebuah senjata paling ampuh yang akan menghancurkan lawan dari apa yang paling dimusuhi oleh dunia barat (Amerika dan sekutunya).

Keberadaan isu teroris yang sangat ditakutkan negara Islam menjadi imej baru untuk saling memusuhi mana yang sebenarnya teroris dan mana yang bukan teroris. Atau bisa saja menjadi pertarungan teroris kakap dan teroris kelas teri sebagai sebuah ungkapan dominasi teroris dunia pertama terhadap musuhnya di dunia ketiga yang merupakan orang-orang tak berdaya. Seolah-olah mereka memerangi teroris tingkat teri tanpa merasa dirinya sendiri sebagai teroris. Membantai ribuan nyawa yang menjadi incarannya dan mengklaim dirinya sebagai pahlawan.

Sangat mengerikan lagi ketika hal itu diikuti oleh Negara lain yang terinfeksi oleh pengaruhnya. Berbagai negara dari belahan dunia bersama-sama memerangi teroris yang merupakan warga negaranya sendiri yang amat ketakutan dan tidak memperoleh perlindungan manapun di bawah kolong langit semesta ini. Akibatnya satu persatu negara yang memerangi teroris dilanda konflik baru berupa bermacam peristiwa yang sangat mengerikan, misalnya perang saudara. Layaknya ayah yang memburu anaknya untuk dihancurkan demi kepentingan orang luar.

Dalam hal perekonomian yang mengarah kepada modernisasi menjadi sangat wajib untuk dikritik. Adanya industrialisasi besar-besaran di dunia agraris seperti Indonesia telah menimbulkan dampak kerusakan lingkungan yang teramat besar. Sampai-sampai kita dijadikan ladang eksploitasi bagi kebutuhan Negara-negara maju yang menjadikannya semakin kaya dan kita hanya diberikan ampas peninggalannya berupa bencana alam. Yang dipertanyakan adalah anggapan kita mengenai persepsi bahwa industrialisasi adalah konsep ideal di negara kita yang mencontoh negara dunia pertama yang telah maju.

Sedikit demi sedikit penerapan budaya industri dalam pola perekonomian kita membuat ketergantungan terhadap negara dominasi dunia pertama bertambah. Anehnya selalu saja barat yang menjadi sorotan orang-orang timur untuk dijadikan contoh dalam segala bidang. Namun, perlahan akan kita sadari bahwa konsep industrialisasi pun akan menghancurkan dunia kita. Terbukti kita semakin terpojokkan oleh ketergantungan terhadap dunia pertama yang menjadikan kita mudah dieksploitasi serta menjadi semakin tidak stabil.