Serunya Kegiatan Belajar Bersama Anak-anak G TBI’14

G TBI'14 sedang melakukan aktivitas belajar bersama.
Sumber :

VIVA.co.id – Sembilan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan berkumpul di 516 Kos. Mereka janjian di tempat  itu satu jam sebelum Ujian Akhir Semester (UAS), dalam agenda mengerjakan tugas bersama dan ajang persiapan UAS mata kuliah Morphology.

Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam komunitas G TBI’14 memulai dengan menyusun tugas portofolio, yaitu tugas sebagai golden ticket untuk mengikuti UAS. Serta, sebagian dari mereka masih menulis ulang tugas, karena masih belum lengkap. Semangat yang tinggi dalam mengerjakan kewajibannya sungguh terlihat. Hal tersebut bisa terlihat dari raut wajah yang semuanya tampak serius.

Sengat panas matahari di bulan Ramadan tidak menyurutkan semangat. Akan tetapi, susana serius semakin memuncak untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Meski mereka sadar ini pekerjaan yang salah dengan mengambil jalan pintas belajar kebut sejam.

Perlahan-lahan angin yang sedikit kencang menghembus dan membawa beberapa kertas portofolio, sehingga dua orang dari mereka spontan mengejar dan sisanya malah menertawainya. Suasana yang awalnya tampak serius jadi pecah dengan hadirnya sedikit masalah yang mengundang tawa itu.

Proses penjilidan menjadi aktivitas selanjutnya. Akan tetapi, hanya sekitar lima orang yang mengeluarkan uang untuk membeli alat-alat yang dibutuhkan. Sungguh terasa nuansa kekeluargaan yang mulai terbentuk secara perlahan-lahan. Kepedulian satu sama lain juga tergambar dari momen tersebut. Tanpa ada perdebatan langsung, salah satu dari G TBI’14, Sugiyanto berdiri dan berangkat untuk membelinya.

Jadi, sebagian yang tersisa mulai kocar-kacir. Dua orang main PS, satu orang menghafalkan rumus morphology, dan sisanya latihan mengerjakan soal-soal yang diprediksi akan keluar saat UAS. Di tengah-tengah aktivitas yang bersifat edukatif, Toyyibatuz Zahroh, salah satu anggota nyeletuk untuk mengusulkan bukber (buka bersama) di Resto Arab-Indo AFC (Amanah Fried Chicken). Ia yang biasa disapa Toy akan memberikan diskon, karena restoran tersebut milik tantenya.

Perbincangan yang mencuat membuat aktivitas belajar menjadi terganggu sesaat, tapi kata sepakat menjadi finishing. Disebabkan, antusiasme para anggota G TBI’14 begitu tinggi, sampai anggota yang tidak hadir juga akan diajak. Senin sore menjadi buah dari perbincangan, setelah mengikuti UAS mata kuliah Phonology.

Akhirnya, mereka melanjutkan lagi latihan soal-soal, serta bergiliran berwudu untuk salat zuhur karena sebentar lagi harus masuk kelas. Seusai latihan, penjilidan secara bersama pun dilakukan. Tapi salah satu ada yang malas untuk melakukan dan ia meminta orang lain untuk menjilidkannya.

Anggota yang tempat kos-nya ditempati  bersuara di akhir-akhir perkumpulan. Ia mengatakan sungguh indah jika kita sering melakukan hal seperti ini, lebih-lebih setiap hari atau satu minggu satu kali. Seandainya bulan ini bukan bulan suci Ramadan, pastinya mereka akan rujakan dengan menggunakan pepaya dan kerupuk. Jadi, mereka juga sepakat akan sering berkumpul di komunitasnya untuk semakin mempererat tali persaudaraan. (Cerita ini dikirim oleh Syahid Mujtahidy, Pamekasan)