Dolar Pertamaku di Bulan Ramadan

Ramadan bulan yang penuh berkah.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Kenangan itu terus saya ingat setiap bulan Ramadan tiba. Tepat saya mulai untuk pertama kalinya belajar mengenal dunia internet dan bagaimana cara mencari uang dari internet. Cerita awal saya mulai menemukan pekerjaan saya dan juga jati diri saya sebagai seorang penulis.

Saya bersekolah di STM dan tidak pernah mengerti sebelumnya mengenai apa itu blog, affiliasi, internet marketing, dan juga beberapa hal yang berhubungan dengan mencari pendapatan dari internet. Dan semenjak keluarga tante saya liburan menjelang bulan Ramadan di rumah saya, itulah pertama kalinya saya mengenal blog.

Setiap malam selama liburan, saya manfaatkan dengan pergi ke warnet lantaran rumah penuh dengan keluarga dan nyaris tidak ada tempat untuk tidur saat itu. Karena setiap kamar penuh dan bahkan ruang tamu pun juga penuh karena di sulap menjadi kamar tidur dadakan. Maklum, rumahku saat itu masih kecil hanya berukuran luas bangunan 29. Sehingga memaksa saya setiap malam mencari tempat untuk bisa beristirahat.

Awalnya saya iseng-iseng main ke warnet. Beruntung penjaga warnetnya saat itu merupakan teman dekat saya waktu SMP. Saya pun penasaran dengan apa yang dilakukan teman saya itu selama menjadi operator warnet. Pasalnya, saya berada di depan komputer selama 30 menit saja sudah pusing dan merasa bosan.

Karena setiap malam sudah sering bertemu, saya pun akhirnya bertanya mengenai apa saja yang dilakukan teman saya sebagai seorang operator. Selain penasaran dengan apa yang dilakukannya, saya juga penasaran karena teman saya yang bekerja hanya sebagai seorang operator warnet itu sudah bisa membeli motor sendiri tanpa meminta sedikit pun uang dari orang tuanya.

Saat itu saya membayangkan berapa besar gaji yang ia dapatkan, dan ketika saya tanya ia menjawab jika motor yang didapatkannya itu ternyata adalah hasil dari nge-blog. Dan ia pun menjelaskan panjang lebar pekerjaannya selain menjadi operator warnet, ia juga sambil menjadi seorang blogger. Dan setelah dijelaskan panjang lebar, awalnya saya tidak percaya dan ragu dengan apa yang dikatakan teman saya itu.