Hari Kemenangan yang Sesungguhnya

Hari kemenangan
Sumber :
  • U-Report

Memang terlihat meriah dan terdengar riuh, namun itu merupakan hal yang berlebihan. Bukan hanya itu saja, ada yang lebih berlebihan dari merayakan petasan, yaitu dengan memiliki segala hal yang baru. Baju, celana, dan sepatu harus baru, kalau tidak ada yang baru, tidak mau merayakan hari kemenangan. Ada yang sampai ngambek dan marah-marah dengan orang tua hanya karena tidak dibelikan baju, celana, dan sepatu baru.

Biasanya yang seperti itu adalah anak-anak yang sudah terlalu dimanjakan oleh orang tuanya. Hari kemenangan tidaklah harus dirayakan dengan berlebih-lebihan, bahkan ada yang sampai membeli perhiasan, yang jika dibandingkan harga perhiasan tersebut dan zakat yang harus dikeluarkan di bulan Ramadan sangatlah berbeda jauh, sangat jauh.

Hari kemenangan yang sesungguhnya ialah hari umat muslim memiliki hati dan jiwa yang telah bersih dari segala dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukannya selama hidup di dunia ini. Istilah tepatnya yaitu manusia tersebut akan merasa kalau dia telah terlahir seperti sedia kala. Seperti layaknya seorang bayi yang masih suci, bersih dan belum ternodai dari dosa-dosa. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adha Arie)