Desa Negeri Lima Maluku Tengah Rayakan Idul Fitri Lebih Awal

Pemuda Desa Negeri Lima yang turut aktif dalam karnaval lebaran. (Dok. Reva Salong/Sahabat Penulis)
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Karena tidak mudik pada tahun ini, maka saya memilih menghubungi sanak keluarga di kampung halaman. Namun, yang mengagetkan adalah sanak keluarga di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah ternyata telah melaksanakan Idul Fitri lebih awal yaitu pada tanggal 5 Juli 2016.

Sontak kaget dan tak percaya, sebab untuk kali ini baik Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah sama dalam penghitungan 1 Syawal yaitu jatuh pada tanggal 6 Juli 2016. Desa Negeri Lima tak sendiri, menurut informasi yang saya dapatkan ada beberapa desa di Jesirah Leihitu juga melaksanakan Idul Fitri lebih awal, seperti Desa Hila dan Desa Wakal.

Keputusan tersebut berdasarkan penglihatan hilal oleh pemuka agama setempat. Biasanya di Desa Negeri Lima, raja atau kepala desa mempunyai perangkat pemuka agama yang disebut Bapak Modim dan Bapak Imam yang akan melakukan pemantauan hilal di salah satu titik lokasi yaitu kaki air dari sungai di Desa Negeri Lima.

Desa yang sempat porak-poranda akibat jebolnya Dam Natural Wae Ela ini tentunya punya tradisi khusus dalam merayakan Lebaran seperti daerah lain pada umumnya. Desa ini kental dengan adat istiadat yang masih terjaga. Sehingga tak heran jika karnaval Lebaran yang dilaksanakan pun kental dengan nuansa adat.

Walaupun telah melaksanakan Lebaran pada tanggal 5 Juli 2016, atau sehari sebelum yang ditetapkan oleh pemerintah, namun desa ini masih terlihat ramai dari awal Lebaran sampai saat ini. Salah satu yang membuat ramai desa ini adalah karnaval yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2016, yang bertepatan dengan hari raya Idul Fitri yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain karnaval, pemuda setempat melaksanakan pertandingan sepak bola lintas generasi untuk meramaikan desa yang mempunyai julukan "Uli Nau Hena Helu" ini. (Tulisan ini dikirim Oleh Abdul Rasyid Tunny, Makassar)