Pelantikan Ormawa STAIN Pamekasan Dinilai Cacat

Acara Pelantikan Ormawa STAIN Pamekasan
Sumber :

VIVA.co.id – Setelah usai terselenggaranya Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) yang berbarengan dengan Ujian Akhir Semester (UAS) bulan kemarin, KPUM Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan menyelenggarakan Pelantikan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang dinilai cacat. Lantai dua Multi Center STAIN Pamekasan menjadi lokasi terselenggaranya acara yang dihadiri langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua III kampus yang sebentar lagi akan bertransformasi menjadi Institut itu.

Tepat pukul 10.15 WIB, pada Kamis 14 Juni 2016 menjadi coretan sejarah bagi para ketua Ormawa terpilih beserta kepengurusan teras yang lainnya, seperti sekretaris dan bendahara. Sebelum prosesi pelantikan, staf kemahasiswaan Muhammad Jamaluddin membacakan susunan kepengurusan. Tapi tidak semua nama bisa dibacakan, sebab ada beberapa Ormawa yang telat menyetorkan struktur kepengurusan, seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Qori dan Da’i (IQDA), dan seterusnya.

Semua nama-nama yang dipanggil maju ke depan dan membentuk barisan untuk disumpah. Wakil Ketua III, Atiqullah yang memimpin langsung jalannya penyumpahan dengan cara membacakannya terlebih dahulu yang kemudian diikuti semua kepengurusan yang mengucapkan secara bersama-sama. Prosesi pelantikan menjadi acara selanjutnya yang dilakukan langsung oleh Taufiqurahman, selaku Ketua STAIN Pamekasan.

“Kalian harus mampu mengemban amanah dengan baik serta mampu melanjutkan dan memperbaiki program-program yang sudah ada sebelumnya. Eksistensi kalian jangan sampai buram. Maksudnya keberadaan kalian harus bisa dirasakan oleh mahasiswa lain,” pesan Ketua STAIN di tengah-tengah penyampaian sambutannya.

Atiqullah yang biasa disapa Atiq menaruh harapan besar juga kepada kepengurusan baru dan meminta jangan menyelenggarakan acara sebelum Rakergab (Rancangan Kerja Gabungan) telah rampung dilaksanakan. Terlepas itu, Jamal sapaan bagian staf kemahasiswaan meminta juga untuk bersungguh- sungguh dalam menjalankan tugas serta mampu menciptakan terobosan-terobosan baru di kampus yang dekat dengan terminal Ronggo Suko Wati itu.

Seusai Dewan Mahasiswa (Dema) periode 2015-2016 dan yang baru dilantik menyampaikan beberapa kata, acara dilanjutkan dengan foto bersama. Tapi, indahnya kebersamaan dan hura-hura kepengurusan Ormawa baru tidak sempurna dengan ketidakhadiran beberapa kepengurusan di acara pelantikan tersebut. Jadi, banyak yang menilai acara kurang begitu menarik jika melihat masih ada bangku-bangku yang kosong.

“Beberapa kepengurusan yang tidak hadir, saya kira membuat cacat jalannya prosesi pelantikan kali ini, ditambah molornya waktu sekitar dua jam,” tegas Edy selaku peserta yang juga merupakan sekretaris umum Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Intelektual & Riset (UKM PI & Riset) periode 2016-2017. Keterlambatan waktu dan ketidakhadiran beberapa kepengurusan baru menjadi catatan negatif dalam prosesi pelantikan masa sekarang. (Tulisan ini dikirim oleh Syahid Mujtahidy, Pamekasan)