5S Kunci Pembuka Gembok Rezeki

Bersyukurlah selalu agar rezekimu terus mengalir
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Rezeki memang menjadi perbincangan hangat setiap orang. Tiada satu orang pun yang tidak menginginkan rezeki, tapi terkadang banyak yang tidak memahami sebenarnya rezeki itu apa. Karena, beberapa orang hanya memandang rezeki sebatas material atau harta saja. Padahal itu hanya hasil dari proses berpikir yang pendek tanpa terdapat renungan tingkat tinggi untuk mendapatkan hasil akurat dan tepat.

Sebenarnya rezeki meliputi banyak hal, seperti kesehatan, kebahagiaan, kebersamaan, kesuksesan, keuangan, dan banyak lagi lainnya. Mungkin setiap orang telah mengetahui banyak cara untuk mendapatkan rezeki dengan mudah dari buku, ceramah, berita, artikel, opini, dan lain-lain. Di sini saya akan memperlihatkan kunci dari gembok rezeki yang sebenarnya sudah banyak orang tahu. Tapi terkadang semangat yang besar untuk mengaplikasikannya yang masih minim.

Kunci pembuka gembok rezeki tersebut adalah 5S, lebih tepatnya lima aktivitas yang diawali dengan huruf S. Tiga dari S bisa dilakukan oleh semua orang, tidak pandang ras atau agama apapun. Yaitu Sedekah, Silaturahmi, dan Syukur. Sedangkan dua S lainnya hanya bisa dikerjakan oleh umat muslim. Artinya, kedua S tersebut hanya bisa dipraktikkan oleh orang yang beragama Islam, yaitu salat duha dan salat tahajud.

“Kunci dari mendapatkan adalah memberi”. Ini adalah istilah yang pas untuk mendeskripsikan cara pertama yaitu sedekah. Tapi patut diingat, memang kunci untuk mendapatkan adalah memberi, akan tetapi hakikat dari memberi bukanlah untuk mendapatkan. Karena, tujuannya adalah berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Agar keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya oleh yang lainnya, terutama yang membutuhkan.

Sedekah juga sering dikait-kaitkan dengan istilah tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Hal ini menunjukkan keagungan dari berbagi. Peduli terhadap sesama akan memunculkan suatu hubungan yang baik dan menurut janji Tuhan kelak akan dikembalikan lagi dengan berlipat ganda. Tentu saja asal berbaginya ikhlas dan tanpa pamrih. Karena, pemberian Tuhan hanya untuk yang melaksanakannya dengan tulus tanpa iming-iming apapun.

Barang siapa ingin dibentangkan pintu rezeki untuknya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung silaturahim (HR. Bukhari). Sabda nabi menunjukkan hal yang begitu kuat untuk melejitkan rezeki dari S kedua yaitu silaturahmi. Bahasa modernnya yaitu networking. Orang yang sering silaturahmi akan memiliki jaringan yang bagus serta mempermudah untuk menambah informasi, yang nantinya bisa membuat kita tahu banyak kesempatan, seperti lowongan kerja dan sebagainya.