KKN 135 UMM Ajak Warga untuk Jalin Silaturahmi

KKN mahasiswa UMM
Sumber :
  • u report

VIVA.co.id - Bulan Agustus merupakan bulan yang identik dengan perlombaan dan acara-acara yang berhubungan dengan kemerdekaan negeri kita tercinta. Meskipun kemerdekaan jatuh di tanggal 17 Agustus, namun perayaannya tidak hanya pada tanggal itu saja. Pada hari Minggu, tanggal 7 Agustus 2016 kemarin, kelompok KKN 135 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan acara kemerdekaan di Desa Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Untuk ikut memeriahkan kemerdekaan, kelompok KKN 135 Universitas Muhammadiyah Malang membuat program kerja "Jalan-jalan Sehat" dengan harga kupon 1000 rupiah dan dengan kuota kupon sebanyak 3000 buah. Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Tempursari ini mengikutsertakan sebanyak kurang lebih 500 peserta, dan dibuka serta dilepaskan langsung oleh Kepala Desa Tempursari. Sedangkan untuk titik start dan finish dilakukan di Balai Desa Tempursari.

Jalur lintasan yang dilalui oleh peserta sejauh 3.2 km dan disediakan sebanyak 4 pos di sepanjang perjalanannya untuk memverifikasi bahwa peserta melalui jalur yang benar. Acara Jalan-jalan Sehat ini sangat meriah dengan mengundang siswa-siswi SMPN 2 Donomulyo untuk mengisi acara. Seperti gamelan, karawitan, serta band dan pertunjukan dari pramuka pleton pertama di pembukaan Jalan-jalan Sehat.

Acara Jalan-jalan Sehat ini didukung oleh pihak balai Desa Tempursari dan tidak lupa juga teman seperjuangan KKN kelompok 134 dan kelompok 136 yang turut membantu dalam menjalankan proker dari kelompok 135 ini. Program kerja Jalan-jalan Sehat yang direncanakan oleh divisi Sosial Budaya ini diadakan tidak hanya untuk memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga dengan tujuan untuk merekatkan hubungan silaturahmi antar warga Desa Tempursari.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kreativitas siswa-siswi di Desa Tempursari. Karena antusiasme warga yang sangat besar, acara Jalan-jalan Sehat akhirnya dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan. (Tulisan ini dikirim oleh Aina Shoufia dan R. Achmad Abu Chori, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)