Kuliah Umum STAIN Pamekasan Dipadati Mahasiswa

Stadium general STAIN Pamekasan
Sumber :

VIVA.co.id – Liburan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan telah berakhir. Seperti biasanya, sebelum jadwal kuliah aktif, kuliah umum atau yang biasa disebut dengan stadium general telah diselenggarakan. Ada yang berbeda dengan stadium general kali ini. Kuliah Umum yang disediakan untuk mahasiswa Tarbiyah tersebut menghadirkan Pof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.pd. Kon, yang kini juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Meningkatnya mahasiswa baru di STAIN Pamekasan juga menambah dampak terhadap kegiatan. Contohnya pada kegiatan stadium general kali ini yang dipenuhi dengan mahasiswa. Sehingga mayoritas mahasiswa berdesak-desakan untuk mengikuti kegiatan stadium general untuk mendapatkan kupon.

Auditorium kampus yang tidak bisa menampung semua mahasiswa tarbiyah tersebut juga menjadi pemicu desak-desakan karena kupon yang dibatasi sesuai kapasitas auditorium. Banyaknya mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan kuliah umum ini juga tidak bisa dinilai kondusif. Karena mahasiswa yang berdesak-desakkan membuat histeris mahasiswa lain yang ingin masuk. Dan banyak para mahasiswa mengeluhkan tentang hal ini.

Namun, kekecewaan mahasiswa yang berdesak-desakan sedikit terbayar dengan dibukanya acara dengan kegiatan gerak kepribadian yang sedikit membuat para peserta bersemangat. Gerak tersebut bersuarakan “Aku tahu, aku bisa, aku paham!”. Acara yang ditempatkan di Aula Stain tersebut dibuka langsung oleh Ketua atau Rektor STAIN Pamekasan, Taufiqurrahman.

Beliau menyampaikan bahwa kuliah umum ini juga sebagai bekal awal perkuliahan. Namun, ada hal yang tidak layak diapresiasi dalam kegiatan yang bertemakan “Membentuk Kepribadian yang Berdaya Saing Global dalam Menghadapi MEA” ini, yaitu peserta hanya mengikuti acara seremonialnya saja tanpa mengikuti kegiatan penyajian yang dikaji oleh Bapak Mungin tersebut.

Agenda yang dijadwalkan dimulai jam 07.30 tersebut baru berlangsung sekitar jam 09.00. Dalam hal ini, penyaji juga memaparkan dengan baik tentang tema tersebut. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang diselenggarakan akhir Desember 2015 tersebut memang harus diperhatikan oleh para pemuda untuk dapat  bersaing dengan masyarakat Asia lainnya. Kepribadian berpikir global memang sangat memiliki pengaruh terhadap Negara kita. (Tulisan ini dikirim oleh Lutfiyah, Sumenep)