Mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana Bagi 1000 Bibit Pohon

Mahasiswa KKN PPM Unud Desa Belok Sidan berfoto bersama.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Sebanyak 1000 bibit pohon dibagikan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian dan Penelitian Masyarakat Universitas Udayana (KKN-PPM Unud) di Dusun Jempanang, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Bibit-bibit pohon tersebut terdiri pohon nangka, durian, sawo, dan alpukat. Kegiatan penghijauan ini dilakukan mengingat permasalahan lingkungan yang terjadi di sana adalah banyaknya lahan kritis yang mengalami kekeringan pada musim kemarau dan longsor pada saat musim hujan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Belok Sidan, I Gusti Ngurah Sukadana S.T,. M.T menjelaskan, selain sebagai upaya konservasi lingkungan, diharapkan ke depannya pohon yang ditanam bisa memberikan penghasilan tambahan untuk masyarakat Dusun Jempanang. Pada kesempatan yang berbeda, I Made Rumawan mengatakan hal yang senada. Ia menyampaikan hasil dari pohon buah dapat dirasakan masyarakat secara terus menerus. Hal ini karena buah merupakan komoditi yang dapat dipanen secara musiman. “Ini sangat bagus karena dapat membantu warga dalam meningkatkan penghasilan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kantor Persemaian Permanen BPDASHL Unda Anyar, Denpasar dan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Dusun Jempanang. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari 24 sampai 27 Juli silam. Pembagian bibit pohon dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa Belok Sidan dan Kepala Dusun Jempanang, I Made Rika, oleh DPL KKN PPM Belok Sidan.

Pembagian bibit pohon dilakukan secara langsung ke 175 kepala keluarga oleh GAPOKTAN Puncak Sari Bon. Setiap kepala keluarga mendapatkan 5 sampai 6 bibit pohon buah. Koordinator kegiatan, I Wayan Andi Agus Sulhan mengatakan pembagian bibit-bibit pohon tersebut merupakan investasi panjang yang memiliki manfaat ganda. Lebih lanjut, Agus menyampaikan pohon memiliki fungsi yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan alam. Ditambah lagi pohon buah dapat dirasakan manfaatnya langsung apabila sudah berbuah. “Htung-hitung menyelam sambil minum air, alam terjaga dan menghasilkan juga,” tambah Agus dengan ekspresi senang.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan mahasiswa KKN Unud Desa Belok Sidan. Menurut Kepala Dusun Jempanang, Made Rika, masyarakat Jempanang sendiri sebagian besar adalah petani kopi. Kopi yang mereka hasilkan memiliki kualitas yang sangat bagus. Ia mengharapkan di masa yang akan datang masyarakat Jempanang tidak hanya mendapatkan penghasilan dari kopi saja, tetapi juga dari buah hasil kebun mereka. Ia juga manambahkan saat ini masyarakat Jempanang menghasilkan buah jeruk. Dan Desa Belok sendiri merupakan salah satu penghasil buah gumitir terbesar di Bali. (Tulisan ini dikirim oleh j2nk_noor, mahasiswa KKN PPM Unud, Belok Sidan)