Selamat Jalan Sahabatku Deniro Sutra S. Simanjuntak
- U-Report
Sungguh masih kuingat jelas ketika kelasku ada jam pelajaran agama. Aku dan teman-temanku harus beralih dari kelas menuju ke ruang agama. Di dalam ruangan agama, terdapat gitar yang disimpan di dalam lemari. Jadi, ketika bel istirahat berbunyi, maka Sutra dengan teman-temannya pun masuk ke dalam ruangan agama untuk sekadar bermain gitar atau mengajak Hanson keluar mencari makan, dan semacamnya. Tidak lupa, dia juga selalu memanggilku dengan sebutan abang.
Kata-katanya mampu membuat bibirku tersenyum lebar, bahkan tertawa. Ya, walaupun sebenarnya aku juga tak terlalu dekat dengannya. Itulah alasannya mengapa Sutra memiliki banyak teman. Karena perlakuannya yang sangat sopan dan baik. Setiap pagi yang kutunggu hanyalah kedatangan temanku yang satu ini. Agar aku mampu mengejeknya dan dapat mendengar panggilan abang darinya untukku. Sungguh senang rasanya memiliki teman seperti dia.
Masih segar dalam ingatanku. Saat itu adalah saat ulangan semester ganjil di kelas XI ini. Sutra pasti akan datang menuju kelasku apabila dia telah lebih dulu keluar kelas. Tak lupa yang disapanya adalah Hanson dengan berteriak, “Son, jangan nyontek ya!!”. Hanson yang sedang duduk mengerjakan soal ulangan itupun tertawa mendengar suara temannya itu. Ketika Hanson sudah keluar kelas, maka yang mereka lakukan adalah bercerita tentang soal yang mereka dapatkan, kemudian mencari jawaban bersama untuk ulangan keesokkan harinya. Dari situlah aku menyadari bahwa Sutra adalah sosok teman yang selalu dapat membuat teman yang lain senang bila bermain dengannya. Tak heran jika banyak cewek yang mengejar Sutra karena kebaikan, kesopanan,dan keterbukaannya kepada semua orang.
Hari-hari berlalu. Sekarang kami semua akan menghadapi ujian pertengahan semester genap, yang bersamaan dengan try out kakak kelas XII. Setelah ujian ini selelsai, maka acara di sekolah kami adalah acara perpisahan untuk kakak-kakak kelas XII. Acara ini tak hanya kakak kelas XII saja yang menantikannya, namun kami juga beserta guru-guru yang ada. Acara perpisahan ini akan dilaksanakan pada Selasa, tanggal 21 April 2015 yang bertempat di Aula Antakusuma. Masih teringat jelas, pada hari itu kakak kelas XII memakai pakaian jas dengan kebaya, Kelas XI memakai pakaian putih abu-abu, dan kelas X memakai pakaian batik SMA.