Semangat Hafidah untuk Dapat Terus Menuntut Ilmu

Hafidah, yang selalu semangat menuntut ilmu. (Foto U-report)
Sumber :

“Aku merasa sedih kalau melihat teman-teman bisa sekolah,” ungkapnya. Hafidah pun juga menyampaikan bahwa ada tetangga yang berniat membantu Hafidah sekolah karena prestasinya itu. Akan tetapi, ia merasa tidak enak apabila menyusahkan orang lain. Apalagi ia tahu bagaimana susahnya kehidupan di kampung.

Ketika mendengar Rumah Yatim, ia tertarik untuk masuk. Menimbang tuntutan biaya sekolah yang mahal dan statusnya sebagai anak yatim. Di samping itu pula, ia juga harus menyelesaikan dulu masalah ijazahnya pada pihak sekolah agar nanti bisa melanjutkan pendidikan pada jenjang berikutnya. (Tulisan ini dikirim oleh Muhammad Burniat)