Pesona Industri Kecantikan Korea

Nana salah satu wanita cantik Korea.
Sumber :
  • Dok.After School

Tak mengherankan industri kecantikan Korea kian digandrungi yang membuat pertumbuhannya pada 2016 (year-on-year) mencapai 5,8 persen. Melampaui Amerika Serikat (3,9 persen) dan Inggris (2,1 persen). Pencapaian ini ditopang oleh pengguna dari kalangan remaja perempuan usia 18-29 tahun di Tiongkok, Hongkong, Taiwan dan Singapura.

Saingan terdekatnya, Jepang yang selama ini memimpin industri perawatan kulit dan kosmetik di pasar Asia, jauh tertinggal. Di Korea Selatan, gerai SK II merek perawatan kulit asal Jepang yang telah mendunia bahkan banyak yang tutup. Di Seoul tinggal satu gerai tersisa, itupun di Dongwha Duty Free, tempat para turis berbelanja. Di berbagai negara Asia lainnya, termasuk Jakarta, SK II “menurunkan” gengsinya dengan membagi-bagikan contoh produk, langkah yang selama ini tak pernah dilakukan.

Di luar itu semua, penting untuk dicatat, kecintaan pada tanah air dan kebanggaan rakyat Korea Selatan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri, menjadi katalisator ampuh bagi melejitnya industri kecantikan dan fashion di sana. Etos ini pula yang membuat negeri ini bisa bangkit dengan cepat dari keterpurukan krisis ekonomi pada 1998 silam. Bagaimana dengan Indonesia? Anda cinta produk buatan dalam negeri? (Tulisan ini dikirim oleh Nastiti S. Lestari, News Presenter dan Tenaga Ahli DPR RI, Jakarta)