Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain Seenaknya

Ilustrasi memahami karakter orang.
Sumber :
  • Pixabay/ Public Domain Pictures

Pengolahan inilah yang disebut proses refleksi, sebuah proses olah batin yang bila kita latih akan memberikan kemampuan tambahan dalam diri kita. Kemampuan yang dapat dipergunakan untuk semakin mengenali diri, lingkungan, dan beragam peristiwa yang menimpa diri kita. Sekaligus bisa menjadi sarana untuk menemukan cara-cara bereaksi atas segala permasalahan yang menimpa kita dengan cara lebih positif.

Bila direfleksikan secara matang, maka peremehan justru makin membuat kita tahan mental. Sekaligus membuka peluang untuk membuktikan bahwa diriku bukan seperti yang dikatakan orang lain tersebut.

Bila dilihat dari perspektif spiritual meremehkan bisa ditafsirkan sebagai Allah swt membuka potensi kita. Meremehkan orang tidak akan membuat hati seseorang terluka, apabila orang tersebut tidak mengizinkan hatinya dilukai.

Apabila kita bisa memandang setiap permasalahan yang menimpa kita dari sisi positif maka kita bisa mengatakan, "Silahkan Anda meremehkan saya."

Dengan orang yang meremehkan kita akan memunculkan energi baru dari dalam diriku. Dengan energi baru tersebut saya akan makin mampu menggapai cita-cita, yang berbeda dengan label negatif yang diberikan kepadaku.

Apabila kita sudah mampu sampai pada tingkat ini maka kita bisa menikmati betapa manisnya diremehkan! Silahkah Anda meremehkan, aku akan menikmati hasilnya dalam wujud prestasi-prestasi nyata sebagai buah dari orang yang meremehkan! Bagi yang suka meremehkan orang lain, hati-hatilah karena manusia pada dasarnya sulit untuk diperkirakan. (Tulisan ini dikirim oleh Maskoko)