Inilah Bakal Calon Walikota Bekasi Asal Slawi

Ilustrasi Apartemen Metropolitan Park di Bekasi Utara.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Warga Tegal, Brebes, Banyumas dan sekitarnya kini merasa bangga. Pasalnya, ada seorang putra kelahiran Slawi, Tegal, bakal dicalonkan sebagai Wali Kota Bekasi 2018-2023. Ia bernama DR. Drs. H. Nur Suprianto MM.

Saat ini H. Nur Suprianto MM menjabat sebagai sekretaris DPW PKS Jabar dan Wakil Ketua DPRD Jabar  dengan dapil Kota Bekasi dan Depok.  Sosok putra asal Tegal ini tengah digadang-gadang sebagai calon Wali Kota Bekasi terpopuler pilihan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Seperti diketahui, Bekasi adalah kota penyangga ibu kota Indonesia, Jakarta, yang sangat strategis. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, kota ini punya inflasi sebesar 0,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 126,11 pada Juni lalu. Artinya, potensi perkembangan industri dan perdagangan di kota ini masih sangat menjanjikan.

Jumlah perkembangan penduduk yang cukup besar di Kota Bekasi juga menjadi potensi tersendiri untuk mendukung perkembangan ekonomi tersebut. Setiap tahun, kota ini mengalami penambahan penduduk secara signifikan. Bayangkan, pada 1997 jumlah penduduk kota ini baru berjumlah 1.471.477 jiwa yang terbagi dalam delapan kecamatan. Pada 2016 jumlah penduduknya sudah mencapai 2,9 juta jiwa yang terbagi dalam 12 kecamatan.

Salah satu warga Tegal yang bangga dicalonkannya Nur Suprianto sebagai Wali Kota Bekasi 2018-2023 adalah Irkar Effendi. Kandidat doktor dari universitas kenamaan di luar negeri ini mengusulkan kepada Nur Suprianto jika terpilih sebagai Wali Kota Bekasi untuk mendesak pemerintah pusat menghukum mati bagi koruptor kelas menengah hingga kakap, bandar narkoba, terorisme dan radikalisme.

"Kawal penyusunan regulasi atau UU hukuman mati tersebut," ujar Irkar yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tegal. Irkar yang teman sekelas Nur Suprianto saat SMA, juga meminta kepada kawan lamanya ini untuk menyampaikan kepada rakyat Bekasi saat pelantikan sebagai wali kota Bekasi untuk menghibahkan seluruh harta kekayaannya kepada kesejahteraan rakyat Bekasi.

Senada dengan Irkar, Hendiati Bintang Takarini, teman yang juga pernah satu kelas dengan Nur Suprianto meminta Upih, panggilan akrab saat SMA, tetap menunjung tinggi nilai-nilai spiritual dalam segala aspek kehidupan. "Harapan saya apabila dia menjadi seorang pemimpin di Kota Bekasi tetap fokus pada visi dan misi yang dibuatnya," ujar Bintang, kepala humas Wali Kota Tegal. (Tulisan ini dikirim oleh Domery Alpacino)