Arti Sebuah Nama di Makam Baqi

Berziarah ke makam Baqi.
Sumber :
  • vstory

VIVA - Jutaan ummat muslim berziarah ke Baqi setiap tahun. Mendoakan sekitar 10 ribu sahabat Nabi dimakamkan di sini, termasuk istri Nabi Aisyah dan putri Nabi, Fatimah dan cucu Nabi, Hasan. Tak ada nama tertulis di batu nisan para sahabat, juga mereka yang dimakamkan belakangan di sini.

Menuliskan nama pada batu nisan sebagai penanda dan penunjuk seperti yang biasa kita lihat di pemakaman-pemakaman Tanah Air memang tidak lazim di Arab Saudi. Makam baqi hanya dibuka bagi peziarah selepas Shubuh hingga jam 9 dan sesudah Ashar hingga jelang Maghrib.

Terlihat di picture peziarah mengelilingi area makam sesaat setelah matahari terbit dan rombongan pengantar jenazah yang akan dimakamkan. Demikianlah salah satu pengingat kematian

Jika kita ziarah didampingi tourguide, mereka akan menunjukkan di mana posisi makam sahabat-sahabat nabi. Para guide ini seolah mendapat warisan petunjuk yang mutawatir dari generasi sebelumnya.

Mereka tidak hanya hafal letak makam, rekam jejak dan nama baik yang ditinggalkan para sahabat juga mereka kuasai dengan baik.

Nama baik dan rekam jejak para sahabat ini jauh lebih penting daripada hanya guratan nama penanda di atas batu nisan. Nama baik yang genuine dicatat oleh sejarah, bukan rekaan atau hasil pencitraan sebagaimana yang belakangan marak terjadi di negeri yang sebagian masa depannya ditentukan oleh nama baik.

Nama baik yang genuine tak akan bergantung pada goresan nama pada batu nisan jasad manusia. Nama baik akan sejalan dengan amal perbuatan sebelum manusia ketemu dengan kematian dan ziarah ke Baqi setidaknya akan mengingatkan kita pada kematian dan sosok-sosok sahabat bernama baik yang selalu dikenang.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.