Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Bahaya Sifat Takabur dan Cara Menghilangkannya

Selasa, 25 Februari 2020 | 12:25 WIB
Oleh :
Foto :
  • vstory
hasud

VIVA – Orang yang takabur adalah orang yang membesar-besarkan dirinya (sombong) karena kesempurnaan yang dimilikinya. Di antaranya, ada yang sombong karena kelebihan pada keturunan, kekuatan, harta, dan ilmu. Menurut al-Muhasibi, penyakit sombong berasal dari ujub, kebencian, dengki, riya’, dan semuanya berawal dari ketidaktahuan tentang asal dan kedudukan.

Al-muhasibi telah mengingatkan dalam bukunya al-Washaya bahwa untuk menghilangkan penyakit takabur bisa dengan cara “muraqabah ila Allah” yaitu lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dengan kedekatan kepada Allah, seorang hamba akan sadar dan tahu kedudukannya di dunia dan di mata Tuhannya.

Baca Juga

Berkenaan dengan itu, al-Muhasibi berpendapat dalam bukunya al-Ri’ayah, “Sifat takabur pada seorang hamba akan hilang dengan kesadaran dan pengetahuan tentang kedudukannya di dunia dan di hadapan Tuhannya.” Maka, seorang hamba akan mengetahui kedudukannya dengan mengetahui dari mana dia bermula, bagaimana dia hidup, dan bagaimana dia berakhir.

Tentang bagaimana seorang hamba bermula, sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan seorang hamba dari ketidakadaan, yaitu dari “kematian” kepada “kehidupan”. Dari lemah menjadi kuat, dari bodoh menjadi pintar, dari buta menjadi melihat, dari tuli menjadi mendengar, dari bisu menjadi berbicara, dari lapar menjadi kenyang, dari sesat menjadi diberi petunjuk, dari miskin mejadi kaya.

Sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Mu’minun ayat 12-14,

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler