Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Puasa, Takwa, dan Rasa Kemanusiaan di Tengah Pandemi COVID-19

Senin, 11 Mei 2020 | 14:01 WIB
Oleh :
Foto :
  • vstory
ketakwaan

VIVA – Situasi pandemi virus corona masih belum berakhir. Hingga kini, memasuki pertengahan bulan ramadhan. Dengan  keadaan seperti ini, masyarakat diharapkan agar lebih peka terhadap keadaan sosial sekitar. Spirit untuk meraih ketakwaan jangan sampai menurun. Karena sesungguhnya, orang yang bertakwa adalah orang yang taat atau patuh kapada Tuhannya. Mereka akan terus mengabdi kepada-Nya bagaimanapun keadaannya.

Dzun Nun Al-Misri berpendapat, bahwa orang yang bertakwa ialah mereka yang tidak mengotori jiwa lahirnya dengan hal-hal yang bertentangan. Juga tidak mengotori jiwa batinnya dengan interaksi sosial. Sehingga, orang tersebut akan selalu berupaya untuk menjalin hubungan dengan Allah, dan dapat berinteraksi secara sosial.

Baca Juga

Banyak ayat di dalam Alquran yang menyebutkan tentang prinsip ketakwaan. Seperti di dalam surah Ali-Imran ayat 134. "(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."

Selain mudah memaafkan, dan juga menahan amarah yang menjadi sifat mulia manusia, ayat tersebut menjelaskan kepada kita tentang orang yang menginfakkan hartanya. Bahwa ada orang yang tetap bersedekah dan memang tidak lupa untuk bersedekah dalam keadaan lapang. Pertanyaannya, sudah berada di tingkatan mana sedekah yang kita tunaikan?

Bulan Ramadhan tengah kita jalani bersama, berbagai amalan terus ditingkatkan. Meningkatnya amalan dibulan ini, tidak lain adalah sebagai upaya kita untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa (la’allakum tattaquun). Selain mereka yang mengimani terhadap hal ghaib (Al-Baqarah:3), dan melakukan perintah Allah, tanda-tanda orang bertakwa juga terlihat dalam sifat lainnya. Sifat tersebut seperti menunaikan salat, menginfakkan harta dll.


Memasuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, pahala akan dilipatgandakan. Maka, sudah seharusnya kita sebagai umat Islam untuk sebanyak-banyaknya melakukan amal kebaikan. Memaksimalkan ibadah di bulan yang datang setahun sekali ini. Bukankah tujuan kita ialah menjadi pribadi yang bertakwa?

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler