Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Gagal Jadi Santri, Akhirnya Bangun Pesantren Sendiri

Rabu, 30 September 2020 | 14:02 WIB
Oleh :
Foto :
  • vstory
Muchlis Patahna (baju batik) - foto Nur Terbit

VIVA - Apa awalnya hingga terinspirasi bangun pesantren? Inilah jawaban mengagetkan dari Haji Muchlis Patahna, SH, MKn, founder Pondok Pesantren Modern Darul Mukhlisin, Bandung Barat, Jawa Barat.

"Kalau bikin pesantren memang obsesi saya sejak kecil. Saya mau masuk pesantren tapi tidak bisa. Lalu saya berniat dalam hati, saya akan bangun pesantren pada saatnya," kata Muchlis Patahna, sehari-sehari bekerja sebagai notaris di Jakarta.

Baca Juga

Kini impiannya sudah terwujud. Ia pun memilih Gontor sebagai kiblat acuannya. Menurutnya Pesantren Darussalam di Ponorogo, Jawa Timur itulah yang paling disukai karena punya karakter, punya bahasa, bergaul sangat elegant. Sangat moderenlah.

"Terbukti, anak akan mandiri kalau tamat dari situ. Jadi apa yang ada di Gontor, benar-benar saya copy paste," kata Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) masa Bakti 2019 - 2024 ini.

Muchlis sudah membuktikan kalau Pesantren Gontor sangat modern. Kebetulan empat anaknya, semua masuk Pesantren Gontor. Awalnya mereka ogah juga masuk Gontor, anak merasa dirinya dibuang.

"Tapi sebagai bapak, saya yakinkan. Kalau masuk pesantren, nanti mau kuliah di mana pun, silahkan milih. Istri saya Diana M Patahna juga support penuh putra-putrinya masuk Gontor," katanya.

Hasilnya kemudian terbukti. Anak pertama memilih kuliah di Rusia. Jadi dia mandiri. Anak kedua kuliah di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar. Sekarang melanjutkan ke Universitas Indonesia mengambil S2 program notariat.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler