JK Ingin Cengkih dan Pala Jaya Lagi di Maluku

Ilustrasi cengkih.
Sumber :
  • Pixabay/ Abuyotam

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menginginkan kawasan Maluku kembali menjadi daerah unggulan penghasil komoditas cengkih dan pala. Kejayaan Maluku sebagai penghasil komoditas ini yang membuat penjajah datang ke Nusantara.

img_title Prabowo Dorong Komoditas RI Diolah di Dalam Negeri Agar Dongkrak Nilai Tambah Ekonomi

Keinginan Wapres JK disampaikan kepada Rektor Universitas Pattimura, Ambon, Marthinus Johanes Saptenno, dan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jumain Appe di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 5 Februari 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi beliau (JK) menyarankan supaya kita kembali menghidupkan potensi yang pernah ada di Maluku seperti cengkih dan pala, itu harus kita kembangkan lagi," ujar Marthinus.

img_title Transformasi Arah Bisnis Menuju Hilirisasi Komoditas, PTPN I Undang Investor Berkolaborasi

Marthinus menyampaikan, Universitas Pattimura ditugasi untuk bekerjasama dengan Kemenristek mewujudkan hal itu dan menggandeng Pemerintah Daerah mencari potensi ekonomi dari komoditas cengkih dan pala untuk bisa digenjot.

Menurut dia, prestasi Maluku sebagai daerah utama penghasil cengkih dan pala sempat menurun akibat sebuah kebijakan di era Orde Baru yang membuat harga kedua komoditas itu anjlok.

img_title Bos DSI Targetkan Dongkrak Kepercayaan Global Terhadap Pasar Komoditas Indonesia, Begini Strateginya

Maka dari itu, pemerintah saat ini kembali mengupayakan supaya Maluku kembali menjadi daerah unggul yang juga bisa melakukan ekspor cengkih dan pala.

"Menurut informasi yang disampaikan, ternyata Indonesia sekarang impor cengkih. Karena itu, menjadi peluang sekali bagi Maluku untuk kembali menanam cengkih dan pala," ujar Marthinus.

Indonesia Critical Minerals Forum (ICMF) di London.

Indonesia Perkuat Hilirisasi Mineral dan Transparansi Ekspor Komoditas, Bidik Nilai Olahan Nikel US$45 Miliar

Indonesia Critical Minerals Forum soroti penguatan hilirisasi mineral dan transparansi ekspor. Nilai ekspor olahan nikel ditarget tembus US$45 miliar pada 2026.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut