Punya Mesin Ekonomi Baru, China Ciptakan Jutaan Pekerjaan

Bendera China berkibar di bangunan The Great Hall of the People, China
Sumber :
  • REUTERS/Jason Lee

VIVA – Pemerintah China, akan meningkatnya upaya penciptaan lapangan kerja dan mempromosikan kewiraswastaan tahun ini. Langkah tersebut dilakukan dengan fokus mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, yaitu pemanfaatan teknologi.

img_title Mempersiapkan Generasi Penerus Bangsa Lewat Pendidikan, Karakter, dan Pengabdian

Dikutip dari Reuters, Senin 12 Februari 2018, Juru Bicara dari National Development and Reform Commission (NDRC) China, Meng Wei mengatakan, dengan fokus sumber pertumbuhan baru diharapkan dapat kurangi jutaan pengangguran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dengan upaya itu China sangat membutuhkan penciptaan lapangan kerja untuk 9,7 juta orang pengangguran dan 8,2 juta lulusan perguruan tinggi baru, serta pekerja yang terdampak pengurangan kapasitas industri.

img_title Investasi Rp180 Triliun di Maluku Utara, Hilirisasi Nikel Kini Merambah Baterai hingga Truk Listrik

Sebelumnya, tingkat pengangguran perkotaan di China, turun menjadi 3,9 persen tahun lalu dan tetap stabil, meskipun melambatnya pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, pemerintah terus maju dengan rencana mengurangi kapasitas industri.

"Kami akan menerapkan strategi ketenagakerjaan dan kebijakan kerja yang lebih proaktif dan dengan penuh semangat mempromosikan lapangan kerja dan kewiraswastaan," jelas Meng

img_title Jelang RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Apindo Ingatkan Dampaknya ke Dunia Usaha

Ia menambahkan, melindungi pekerjaan sangat penting bagi kebijakan pertumbuhan China yang stabil. Sehingga, dengan andalkan "mesin pertumbuhan baru" seperti teknologi dan jasa akan mendukung penciptaan lapangan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meng mengungkapkan, untuk mendukung itu China akan menciptakan lingkungan kebijakan yang mendukung ekonomi digital dan akan mempromosikan sektor industri internet.

"NDRC juga akan memperbaiki kebijakan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan swasta, membangun contoh kebijakan sukses dari seluruh negeri," katanya.

Menteri Transmigrasi Republik Indonesia adalah Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara

Industrialisasi di Luar Jawa Digenjot, Pemerintah Bidik Lapangan Kerja Baru

Menteri Transmigrasi Iftitah menawarkan kerja sama riset dengan Peking University untuk mengembangkan industrialisasi di luar Jawa dan membuka lapangan kerja baru.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut