Grab Caplok Uber, Apakah Tarif Berubah

Ojek online.
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA – Akuisisi Grab terkait operasional Uber di Asia Tenggara bukan hanya berdampak pada mitra pengemudi saja. Penumpang juga menjadi perhatian dari proses akuisisi tersebut. Grab menegaskan tidak ada perubahan dan operasional layanan Grab maupun Uber. Layanan akan berlangsung seperti biasa. 

img_title Wuling BinguoEV Jadi Armada Grab

Setelah akuisisi selesai, akan ada masa transisi sampai 8 April 2018. Pada tanggal tersebut, Grab dan Uber akan menyatu, terintegrasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap upaya penyatuan Uber dan Grab dalam satu aplikasi akan memberikan pengalaman yang semakin baik dengan lebih banyak mitra pengemudi serta dengan pilihan kendaraan yang ada di aplikasi," ujar Grab dalam keterangannya di situs perusahaan, dikutip Selasa 27 Maret 2018. 

img_title Jadi Pemegang Saham Mayoritas Lebih dari 50%, Grab Perkuat Komitmen di Superbank

Bicara penumpang maka bicara juga soal tarif. Sebagaimana jamak diketahui, tarif layanan Uber lebih terjangkau dibanding Grab maupun Gojek. Grab menjelaskan, tarif tidak berubah dan berjalan seperti biasanya. 

"Tidak. Untuk layanan dengan tarif tetap, seperti Grabcar dan Grabbike," ujar Grab. 

img_title Grab Buka Suara Soal Rumor Hengkang dari Indonesia

Perusahaan berbasis di Singapura ini mengatakan, tarif layanan setelah akuisisi akan tetap dihitung berdasarkan jarak, biaya tambahan tetap berlaku berdasarkan permintaan perjalanan dan ketersediaan armada pada waktu tertentu, kondisi macet dan estimasi waktu perjalanan sampai tujuan. 

"Ini adalah perhitungan yang adil bagi mitra pengemudi karena mereka melewati beragam kondisi jalan seharian," jelas Grab. 

Kantor Uber dan Grab

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan bagi penumpang layanan taksi daring, Grab mengatakan, pasca akuisisi penumpang akan membayar sesuai argo yang dipasang oleh perusahaan taksi. "Tarif untuk layanan lainnya seperti GrabHitch akan tetap mengikuti nominal tarif biasanya," ujar Grab. 

Grab menegaskan selalu berupaya untuk fokus baik pada mitra pengemudi maupun penumpang dan tetap pada misi untuk mengedepankan beragam layanan transportasi yang aman dan terjangkau di Asia Tenggara. Penumpang punya pilihan transportasi sesuai kebutuhan masing-masing, baik dari segi kecepatan, biaya dan kenyamanan. (mus)

Merger Grab-GoTo

Terapkan Potongan Aplikator 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Grab Patuhi Arahan Presiden Prabowo

Grab pun menegaskan bahwa perusahaan selama lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia telah banyak mengambil bagian mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
24 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut