Berwudhu Bisa Turunkan Tekanan Darah?

Ilustrasi cuci muka.
Sumber :
  • Pexels/Leah Kelley

VIVA – Seluruh umat muslim diwajibkan untuk beribadah 5 kali sehari. Sebelum beribadah, mereka juga diwajibkan diri untuk berwudhu untuk mensucikan diri. Wudhu sendiri merupakan suatu aktivitas mensucikan beberapa anggota tubuh dengan air mengalir dan sejumlah ketentuan tertentu. 

img_title 73,8 Juta Orang Sudah Ikut Cek Kesehatan Gratis, 1 Juta Warga Ternyata Terdeteksi Hipertensi

Tanpa wudhu, ibadah yang dilakukan umat muslim tidak akan sah. Namun, di balik semua itu ternyata berwudhu sendiri bermanfaat bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh dr. Aida Lydia, Sp. PD-KGH, Ph.D, Konsultan ginjal dan hipertensi FKUI RSCM, dalam acara simposium Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), di kawasan Kramat, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.. 

img_title Penyakit Ginjal Sudah Ditemukan pada Usia 15 Tahun, Cek 7 Tanda yang Tak Boleh Diabaikan!

Dengan mengutip, Analisis Pengaruh berwudhu terhadap perubahan tekanan darah sesaat, Aida mengatakan bahwa berwudhu mampu menimbulkan ketenangan dan mengurangi stres. Hal ini pada akhirnya mampu mengurangi tekanan darah, walau hanya sesaat. 

"Ada penelitian yang mengatakan bahwa dengan berwudhu tekanan darahnya bisa turun. Walaupun tidak terlalu signifikan tapi bisa untuk menurunkan itu lebih mengurangi stresnya," kata dia. 

img_title Temon Disebut Punya Riwayat Hipertensi, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Seperti diketahui, ibadah lainnya seperti puasa di bulan Ramadan juga disebut mampu mengurangi glukosa darah turun. Selain juga menstimulasi peningkatan glukagon dan katekolamin yang meningkatkan glukosa tubuh. 

Ilustrasi hipertensi.

Hipertensi Bisa Tingkatkan Risiko Jantung hingga Stroke

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi pada penduduk usia 18 tahun ke atas mencapai 30,8 persen berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut