Ombudsman Pertanyakan soal Validasi IMEI

cek imei
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengatakan, pihaknya mempertanyakan penerapan validasi IMEI atau Internasional Mobile Equipment Identity untuk melindungi pendapatan negara dari ponsel.

img_title HP Bekas Resmi vs Ex-Inter, Mana yang Lebih Aman untuk Dipakai Bertahun-Tahun?

Alvin menilai, pendapatan negara hanya bisa dilindungi melalui cara memperkuat Ditjen Bea cukai dan Ditjen Pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau argumen soal pendapatan negara, cukup cegat di hulunya. Ketika barang masuk ke Indonesia atau barang didistribusikan, kalau barang masuk itu Bea Cukai yang mengatur dan didistribusikan itu Ditjen Pajak," ucap Alvin di Kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 15 Agustus 2019.

img_title iPhone Bekas Makin Menarik di 2026, Begini 7 Cara Menentukan Unit yang Masih Layak Dipakai Bertahun-tahun

Selain itu, Alvin mengatakan, pendapatan negara hanya bisa dilindungi dari sisi administrasinya saja. Ia pun menilai Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian memberlakukan kebijakan validasi IMEI.

Nantinya, para perusahaan operator yang diproyeksikan harus mengeluarkan Rp200 miliar untuk mempersiapkan sistem blokcing dan unblocking IMEI.

img_title Meutya Hafid Bantah Aturan IMEI Serupa Balik Nama Kendaraan

"Kalau untuk mengamankan pendapatan negara, bea masuknya nol, berarti yang dikejar kan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah). Itu sangat mudah, tinggal cari tahu siapa distributornya, importirnya siapa, transaksinya bagaimana, secara administratif sudah kena. Kenapa harus repot-repot dan menambah masalah bagi konsumen," ucapnya. (asp)

iPhone 18 pro

Sebelum Beli iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Pajak dan Biaya Tambahan yang Perlu Diperhitungkan

Mau beli iPhone 18 Pro atau Pro Max dari luar negeri? Simak pajak, bea masuk, PPN, aturan IMEI, hingga biaya tambahan yang perlu dihitung sebelum membelinya.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut