Bakal Ada Distrik Khusus Ekonomi Kreatif pada 2020

Kepala Bekraf, Triawan Munaf
Sumber :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

VIVA – Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf berencana untuk membangun distrik kreatif yang bakal dikenal dengan sebutan Bekraf Creative District atau BCD pada 2020. Distrik tersebut diperuntukkan bagi para pelaku industri kreatif dan keluarganya. 

img_title Kementerian Ekraf Luncurkan Tiga Inisiatif Strategis di WCCE 2026, Bidik 27,4 Juta Tenaga Kerja Kreatif

Kepala Bekraf, Triawan Munaf, mengatakan, dengan adanya distrik tersebut, maka para pelaku industri kreatif bisa fokus mengembangkan ekonomi kreatif Indonesia. Semua fasilitas penunjang pengembangan industri kreatif akan disediakan di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bekraf Creatif District atau BCD itu bisa jadi tempat yang jadi model ekonomi kreatif itu diterapkan. Ada insentif, ada fasilitas untuk keluarga dan para pencipta, semuanya ada di sana. Itu kota baru jadi untuk core ekonomi kreatif," kata Triawan di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 27 September 2019.

img_title Podcast Indonesia Tembus Mancanegara, Industri Siniar Punya Potensi Ekonomi Besar

Saat ini, kata dia, Bekraf dan Bappenas sedang merancang desain spesifik wilayahnya, termasuk lokasi spesifik dan kebutuhan anggaran. Namun, dia memastikan bahwa wilayah khusus ekonomi kreatif itu akan terletak di Pulau Jawa dengan dana berasal dari 10 persen anggaran pemerintah pusat.

Di samping itu, dia memastikan bahwa pembangunan BCD akan bisa mulai dilakukan pada 2020. Dengan kebutuhan luas wilayahnya kurang dari lima ribu hektare yang rencananya tersebar dan tidak hanya di satu tempat.

img_title Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Raw Vision Gelar YE Live di GBK Senayan Jakarta

"Besarannya belum tahu, sisanya swasta, bisa ratusan triliun rupiah. Tahun depan Insya Allah, sekarang kita sedang bikin konsepnya dengan Bappenas, lalu kita tentukan tempatnya di mana, lokasinya di mana, apa yang akan kita dahulukan dari subsektor tadi apa saja yang akan dibangun," tutur dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, distrik itu nantinya akan dibangun masing-masing untuk sektor ekonomi kreatif, misalnya ada yang khusus diperuntukkan bagi industri kreatif perfilman, musik, games, kriya, hingga kuliner. Namun, lama pembangunannya agar bisa direalisasikan, dia belum dapat memastikan.

"Bertahap, bertahap. Kita ingin konsentrasi satu sub sektor dulu jadi, sub sektor lain jadi, jangan kita mau semua tapi gak jadi apa-apa. Luasnya enggak akan sampai 5.000 ribu hektare, BSD aja yang sudah bertahun-tahun ini baru 3.000 kan," ungkap Triawan.

UKM/UMKM go digital.

Ekonomi Digital Ubah Cara UMKM Cari Pembeli, Reputasi Online Kini Jadi Penentu Penjualan

Ekonomi digital mengubah persaingan UMKM. Ulasan konsumen, reputasi online, dan konten media sosial kini berperan dalam meningkatkan kepercayaan dan penjualan.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut