Surat Ancaman Trump ke Erdogan: Jangan Bodoh!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • Twitter.com/@realDonaldTrump

VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirimkan surat berisi ancaman kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di saat Turki akan meluncurkan serangannya ke wilayah Suriah timur laut.

img_title Senasib dengan Prabowo, Mikrofon Erdogan Juga Mati saat Pidato di KTT PBB

Dalam surat yang pertama kali diperoleh oleh reporter Fox Business, Trump mengatakan kepada Erdogan agar tidak bertindak bodoh dan tindakannya itu berisiko membuat Erdogan dicap sebagai 'iblis'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mari kita kerjakan kesepakatan yang baik!" tulis Trump dalam surat tertanggal 9 Oktober, yang keasliannya telah dikonfirmasi oleh Gedung Putih kepada berbagai media massa.

img_title Lewat Panggilan Seluler, Prabowo Dapat Ucapan Selamat Idul Adha dari Erdogan

Beberapa hari setelah memberikan 'lampu hijau' dengan menarik pasukan Amerika Serikat dari wilayah yang didominasi Kurdi, Trump mengatakan kepada Erdogan bahwa ia akan menghancurkan ekonomi Ankara jika invasi itu terlalu jauh.

"Anda tidak ingin bertanggung jawab atas pembantaian ribuan orang, dan saya tidak ingin bertanggung jawab atas penghancuran ekonomi Turki - dan saya akan melakukannya," tulis Trump.

img_title Erdogan Menangis: Dunia Islam Gagal Hentikan Tragedi Kemanusiaan di Gaza

"Sejarah akan memandang Anda dengan baik, jika Anda melakukan ini dengan cara yang benar dan manusiawi. Sebaliknya, dunia akan memandang Anda selamanya sebagai iblis jika hal-hal tidak baik terjadi," lanjut tulisan dalam surat tersebut.

"Jangan menjadi orang yang keras. Jangan bodoh! Saya akan menghubungi Anda nanti," tutup surat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari The Guardian, banyak pihak meragukan surat tersebut. Pada awalnya, banyak orang mempertanyakan legitimasi surat tersebut bahkan beberapa menyebutnya sebagai lelucon.

Kemarin, Trump memuji keputusannya yang menarik pasukan AS dari Suriah karena secara strategis dan brilian, serta menyatakan Kurdi sudah jauh lebih aman sekarang. Namun, hal ini bertentangan dengan penilaian resmi baik dari Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Pertahanan, bahwa serangan Turki ke wilayah Kurdi merupakan bencana bagi stabilitas regional dan perjuangan melawan ISIS.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kontroversi! Netanyahu Sebut Erdogan Tirani, hingga Klaim Kepemimpinan Mojtaba Segera Hancur

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melontarkan kritik pedasnya terhadap negara-negara sekutunya dan sejumlah negara Islam di dunia. Apa yang dilontarkannya?

img_title
VIVA.co.id
25 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut